Pengaruh Penambahan Kapur terhadap Mortar Geopolimer Berbasis Kombinasi Abu Terbang dan Abu Sekam Padi (Pada Kondisi NaOH 12 Molar)

Penulis

  • Feby Nirmalasari Universitas Negeri Surabaya
  • Arie Wardhono Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/rekats.v14n01.p37-45

Kata Kunci:

Abu Terbang, Abu Sekam Padi, Kapur, Kuat Tekan, Mortar Geopolimer

Abstrak

Mortar geopolimer merupakan alternatif ramah lingkungan pengganti semen konvensional yang dikembangkan untuk mengurangi dampak pemanasan global melalui pemanfaatan material kaya silika (Si) dan alumina (Al). Abu terbang memiliki komposisi kimia serupa semen, sementara abu sekam padi mengandung silika tinggi hingga 94%. Penambahan kapur (Ca) berfungsi mempercepat waktu ikat dan pengerasan pada suhu ruang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan kapur terhadap mortar geopolimer berbasis kombinasi abu terbang dan abu sekam padi pada kondisi larutan NaOH 12 Molar. Sampel kubus 50 × 50 × 50 mm dengan total 150 sampel dengan 10 variasi mix design (GP, 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5%, 3%, 3,5%, dan 4%). Komposisi maksimal diperoleh pada penambahan kapur 2,5%, menghasilkan kuat tekan 23,35 MPa, porositas 7,55%, serta waktu ikat 555 menit. Komposisi ini memberikan keseimbangan antara percepatan waktu ikat dan kemudahan pengerjaan mortar. Namun, penambahan kapur lebih dari 2,5% justru menurunkan kuat tekan dan porositas. Hal ini disebabkan kelebihan kapur yang tidak larut seluruhnya, sehingga mengendap dan mengganggu kepadatan mortar. Selain itu, tingginya kadar kapur mempercepat reaksi awal secara berlebih, menyebabkan  waktu ikat menjadi terlalu cepat dan menyulitkan proses pembuatan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adi, Rudi Yuniarto, Safira Yulia Rizqi, Sie Alexander Patrick Subagyo, dan han Ay Lie. 2020. “Pengaruh Substitusi Semen dengan Semen Slag pada Mortar terhadap Kebutuhan Air dan Waktu Ikat, dan Peningkatan Kuat Tekan Mortar pada Umur 14 hari dan 28 Hari.” Media Komunikasi Teknik Sipil 26(2): 204–11. doi:10.14710/mkts.v26i2.31691.

Andriani, Ghisha Aulia, Ida Marina, dan Kosasih Sumantri. 2022. “Respon Petani Terhadap Pemanfaatan Limbah Sekam Padi Menjadi Briket Di Desa Karangsambung Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka.” Journal of Sustainable Agribusiness 1(1): 8–13. doi:10.31949/jsa.v1i1.2760.

Ardiantoro, D., E. S. Sunarsih, dan T. L.A. Sucipto. 2021. “The Role of Rice Husk Ash in Enhancing the Fresh Properties, Density, and Compressive Strength of Fly Ash Based Self Compacting Geopolymer Concrete.” Journal of Physics:Conference Series 1808(1). doi:10.1088/1742-6596/1808/1/012014.

Arifin, Zainal. 2023. “Menyirkulasikan Ekonomi Sirkuler.” Kompas. https://www.kompas.id/baca/opini/2023/06/06/mensirkulasikan-ekonomi-sirkuler (Maret 5, 2025).

Budiningrum, Diah Setyati, Anik Kustirini, Bambang Purnijanto, Devinda Mahasukma, dan Tegar Yogha Utama. 2021. “Studi Experimental Kuat Tekan Beton Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash Pltu Tanjungjati B Jepara.” Bangun Rekaprima 7(2). doi:10.32497/bangunrekaprima.v7i2.2997.

Daifullah, A.A.M, B.S Girgis, dan H.M.H Gad. 2003. “Utilization Of Agro-Residues (Rice Husk) In Small Waste Water Treatment Plans.” 57(11): 1723–31.

Davidovits, Joseph. 1994. “[5] J. Davidovits, ‘Properties of geopolymer cements,’ Sci. Res. Inst. Bind. Mater., pp. 1– 19, 1994.” Scientific Research Institute on Binder and Materials.

Hanum, Farrah Fadhillah, Aster Rahayu, Ulung Muhammad Sutopo, dan Zahrul Mufrodi. 2020. “Coal Fly Ash Characterization from Cement Industry ‘X’ as an Initial Study in Its Utilization.” CHEMICA: Jurnal Teknik Kimia 7(1): 57–62. doi:10.26555/chemica.v7i1.16715.

ICSA. 2024. “Bahan Kimia dalam Industri Semen.” PT. ICSA. https://icsa.co.id/bahan-kimia-dalam-industri-semen/ (Maret 5, 2025).

Jung, Sang Hwa, Velu Saraswathy, Subbiah Karthick, Palanivel Kathirvel, dan Seung Jun Kwon. 2018. “Microstructure Characteristics of Fly Ash Concrete with Rice Husk Ash and Lime Stone Powder.” International Journal of Concrete Structures and Materials. doi:10.1186/s40069-018-0257-4.

Kathirvel, P., V. Saraswathy, S. P. Karthik, dan A. S.S. Sekar. 2013. “Strength and Durability Properties of Quaternary Cement Concrete Made with Fly Ash, Rice Husk Ash and Limestone Powder.” Arabian Journal for Science and Engineering 38(3): 589–98. doi:10.1007/s13369-012-0331-1.

Le, Van Quang, Quang Minh Do, Minh Duc Hoang, dan Hoc Thang Nguyen. 2018. “The role of active silica and alumina in geopolymerization.” Vietnam Journal of Science, Technology and Engineering 60(2): 16–23. doi:10.31276/vjste.60(2).16.

Nurzamilov, Andi Muhamad Rizki, dan Praditya Sigit Ardisty Sitogasa. 2024. “Analisis Dampak Industri Semen Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA) Pada PT. Semen Z.” Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan 2(1): 62–77. doi:10.61132/globe.v2i1.127.

Özkul, Işılay, Adil Gültekin, dan Kambiz Ramyar. 2022. “Effect of cement and lime on strength and high-temperature resistance of class F and C fly ash-based geopolymer mortars.” Journal of Sustainable Construction Materials and Technologies 7(2): 62–69. doi:10.47481/jscmt.1120446.

Rizaldi, Niko, Ali Imron Rusadi, Gunawan Wibisono, Edy Saputra, dan Monita Olivia. 2020. “Studi Parametrik Kuat Tekan Mortar Geopolimer Abu Terbang.” 18(2): 113–21.

Saloma, Hanafiah, dan Niko Setiawan. 2018. “The effect of W/C and rice husk ash (RHA) on mechanical properties of self-compacting concrete (SCC).” International Journal of Civil Engineering and Technology 9(9): 957–67.

Setiawati, Mira, dan Muhammad Imaduddin. 2018. “Fly Ash Sebagai Bahan Pengganti Semen Pada Beton.” Bearing 5(4).

Simanjuntak, Devi Maria, dan Arie Wardhono. 2022. “Analisa Kuat Tekan dan Porositas Mortar Geopolimer menggunakan Abu Sekam Padi sebagai Bahan Substitusi Fly Ash pada Molaritas 8 Molar.” Rekayasa Teknik Sipil.

Solikin, Mochamad, dan Maasah Nabiilah. 2022. Universitas Muhammadiyah Surakarta Analisis Pengaruh Penggunaan Variasi Fly Ash Terhadap Karakteristik Beton Dengan Penambahan Kapur Tohor. Surakarta.

Suranto, Much, Darupratomo, dan Hendro Saputro. 2024. “Pengembangan Teknologi Bahan Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Bidang Teknik Sipil (High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete/ HVFA-SCC).” Jurnal Sipil Terapan 2(1): 30–47. doi:10.58169/jusit.v2i1.382.

Syahfull, Muh. 2022. “Pengaruh Penggunaan Tanah Laterit dan Kapur Padam Terhadap Kuat Tekan Mortar Geopolymer.” Jurnal Ilmiah Telsinas 5(2): 145–51. doi:10.38043/telsinas.v5i2.4128.

Teemujin, J, A. Van Riessen, dan R Williams. 2009. “Influence of Calcium Compounds on The Mechanical Properties of Fly Ash Geopolymer Pastes.” Journal of Hazardous Materials.

United States Department of Agriculture (USDA). 2025. “usda.pdf.” Economic Research Service. https://www.ers.usda.gov/topics/crops/rice/rice-sector-at-a-glance (Maret 6, 2025).

Wijaya, Miguel Felix, Monita Olivia, dan Edy Saputra. 2019. “Kuat Tekan Mortar Geopolimer Abu Terbang Hybrid menggunakan Semen Portland.” Jurnal Teknik 13(1): 61–69. doi:10.31849/teknik.v13i1.2914.

Winarno, Hadi, Damris Muhammad, Rayandra Ahsyar, dan Yudha Gusti Wibowo. 2019. “Pemanfaatan Limbah Fly Ash Dan Bottom Ash Dari Pltu Sumsel-5 Sebagai Bahan Utama Pembuatan Paving Block.” Jurnal Teknika 11(1). doi:10.30736/jt.v11i1.288.

Diterbitkan

2026-01-10

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 41 , PDF Downloads: 0