PENGARUH VARIASI KAPUR PADA MORTAR GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA KONDISI MOLARITAS 8 M

Penulis

  • Diah Ayu Febriyanti Diah Universitas Negeri Surabaya
  • Arie Wardhono Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/rekats.v14n01.p36-43

Kata Kunci:

Mortar, Geopolimer, Fly Ash, Kuat tekan, Porositas

Abstrak

Semen secara luas digunakan dalam konstruksi tetapi berkontribusi secara signifikan terhadap emisi CO₂. Sebagai alternatif ramah lingkungan, mortar geopolimer—terbuat dari abu terbang dan abu sekam padi (RHA) yang diaktifkan dengan 8M NaOH—menghilangkan kebutuhan akan semen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi kandungan kapur (0%–4%) terhadap kekuatan tekan dan porositas mortar geopolimer pada usia mortar 7, 14, dan 28 hari dengan menggunakan cetakan berbentuk kubus dengan ukuran 5 cm x 5cm x 5cm. Abu terbang mengandung 22,9% CaO, sedangkan RHA mengandung 1,4%. Kapur berfungsi sebagai stabilisator, tetapi jumlah yang berlebihan dapat menghambat pembentukan gel C-A-S-H, menghasilkan kristal kasar yang mengurangi kekuatan dan meningkatkan porositas. Hasil maksimum dicapai pada 1,5% kapur, menghasilkan kekuatan tekan tertinggi (21,7 MPa) dan porositas terendah (13%) pada 28 hari. Apabila kuat tekan mortar naik maka persentase porositas akan turun, begitupun sebaliknya. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan kapur yang terkontrol dapat meningkatkan kekuatan mortar geopolimer, sehingga dapat dijadikan alternatif berkelanjutan konstruksi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Davidovits, J. (2005). Geopolymer chemistry and sustainable development. https://www.researchgate.net/publication/284514069

Luntungan, R. N., Sumajouw, M. D. J., & Pandaleke, R. E. (2019). Optimalisasi Kuat Tekan Beton Geopolymer Dengan Menambahkan Semen Atau Kapur Pada Perawatan Temperatur Ruangan. Jurnal Sipil Statik, 7(7), 749–756.

Maryenttry, E., Firdaus, & Prawira, W. (2024). Pengaruh Penambahan Kapur Pada Semen Geopolimer Terhadap Mortar Geopolimer. Rang Teknik Journal, 7, 1–5.

Muis, M. (2023). Kontribusi Pemberian Kapur Pada Semen Geopolimer Terhadap Waktu Pengerasan Dan Kuat Tekan.

Mulyadi, A., Suanto, P., & Purba, W. (2020). Analisis Pengaruh Penambahan Limbahpecahan Kaca Terhadap Campuran Mortar. Jurnal Teknik Sipil UNPAL, 10, 1–6.

Mulyono, T. (2021). Pengujian Beton Keras Dan Evaluasi Pekerjaan Beton, Seri 4: Uji LaboratoriumBahan Beton dan Beton.

Nugraha, A. Z., Wiloso, E. I., & Yani, M. (2018). Pemanfaatan Serbuk Gergaji Sebagai Substitusi Bahan Bakar Pada Proses Pembakaran - Kiln Di Pabrik Semen Dengan Pendekatan Life Cycle Assesment (Lca). Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 8(2), 188–198. https://doi.org/10.29244/jpsl.8.2.188-198

Prayoga, N. (2017). Pengaruh Penambahan Kapur Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Geser Mortar Tanpa Semen Berbahan Dasar Abu Terbang Dan Sodium Hidroksida 12 Molar Pada Aplikasi Pasangan Bata Merah. REKATS (Jurnal Rekayasa Teknik Sipil), 1–13.

Putra, W. A., Olivia, M., & Saputra, E. (2020). Ketahanan Beton Semen Portland Composite Cement (Pcc) Di Lingkungan Gambut Kabupaten Bengkalis. 14(1), 27–34.

Setiawan, D. F., & Wardhono, A. (2022). PENGGUNAAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI FLY ASH PADA MORTAR GEOPOLIMER DENGAN NaOH 8 MOLAR DITINJAU DARI KUAT TEKAN DAN POROSITAS. 1–8.

Widyananto, E., Alami, N., & Setyani, Y. (2017). Analisa Kuat Tekan Mortar Geopolimer Berbahan Abu Sekam Padi dan Kapur Padam. URECOL (University Research Colloquium), 1–6.

Diterbitkan

2026-01-10

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0