Karakterisasi Karbon Aktif Dari Tempurung Buah Bintaro (Cerbera manghas) Dengan Aktivator H3PO4 Characterization Of Ativated Carbon From Bintaro (Cerbera manghas) Fruits Shells Using H3PO4 As An Activator

  • IPAM RAMADIANSYAH PERMANA PUTERA
  • SITI TJAHJANI

Abstract

Tempurung buah bintaro merupakan limbah biomassa dengan ketersediaan melimpah.Tempung dari buah bintaro (Cerbera maghas) dapat dimanfaatkan sebagai karbon aktif. Karbon aktif terdiri dari 87%-97% karbon sisanya berupa hidrogen, okesigen, sulfur, dan nitrogen serta senyawa-senyawa lain. Aktivasi dalam proses pembuatan karbon aktif bertujuan untuk membuka dan memperbesar luas permukaan karbon. aktivator menggunakan asam kuat yaitu asam fosfat (H3PO4). Sebagai indikator kualitas karbon aktif dilakukan sesuai dengan karakteristik Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-3730-1995. Hasil penelitian menunjukakan karbon aktif tempurung buah bintaro terbaik menggunakan aktivator H3PO4 11% yang sesuai dengan karakteristik Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-3730-1995. Hasil karateristik mulai dari kadar air 0,39%, kadar abu 0,30%, kadar zat menguap 6,98%, kadar karbon terikat 93,12%, daya serap iodium 818,65 mg/g, dan daya serap benzene 2,31%. Sifat kimia dari karbon aktif dilakukan analisis gugus fungsi menggunakan FTIR untuk melihat panjang gelombang gugus fungsi karbon aktif, terlihat pita serapan gugus P=O sekitar gelombang 1710 cm-1 ini aktivator asam fosfat (H3PO4). Sifat fisik dari karbon aktif melihat morfologi menggunakan SEM untuk melihat diameter karbon aktif, hasil minimum 2,664 µm dan maksimum 22,20µm.

Kata Kunci : buah bintaro, karbon aktif, H3PO4, karakteristik
Published
2019-05-13
Section
Articles
Abstract View: 16
PDF Download: 138