EKSISTENSI KOMUNITAS KAMPUNG ARAB AMPEL SURABAYA DALAM PELESTARIAN KEBUDAYAAN ISLAM PASCA REFORMASI 1998-2019

The Existence of the Arab Ampel Community in Surabaya in Preserving Islamic Culture Post-Reformation

Authors

  • Rosyidah S1 Pendidikan Sejarah FISIPOL UNESA
  • RIyadi

Abstract

Abstrak

Kawasan Ampel Surabaya merupakan episentrum peradaban Islam di Jawa Timur sekaligus basis komunitas keturunan Arab (Hadhrami). Era Reformasi 1998 membawa perubahan fundamental berupa keterbukaan ekspresi identitas yang beriringan dengan tantangan arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi eksistensi dan dinamika pelestarian kebudayaan Islam komunitas Ampel di tengah perubahan sosial-politik pasca-Reformasi. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, dengan pendekatan sejarah sosial-budaya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh agama, pemuda, dan pelaku budaya, serta studi literatur dan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi budaya di Ampel dipertahankan melalui mekanisme "strategi pertahanan berlapis". Pertama, wujud kebudayaan yang dilestarikan meliputi ritual (Haul Agung dan Maulid), kesenian (Musik Gambus dan Hadrah), tradisi lisan (ilmu nasab), serta kuliner khas. Kedua, strategi pelestarian melibatkan sinergi antar-agen: keluarga sebagai basis penanaman nilai, lembaga pendidikan yang mengintegrasikan kurikulum, manajemen modern Masjid Agung Sunan Ampel, peran organisasi komunal (Rabithah Alawiyah) dalam menjaga kohesi sosial, serta adaptasi teknologi digital oleh generasi muda. Ketiga, proses pelestarian bersifat dialektis; komunitas menghadapi tantangan komersialisasi pariwisata dan gentrifikasi, namun mampu meresponsnya dengan memanfaatkan regulasi cagar budaya dan konektivitas jaringan diaspora global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas Ampel berhasil bertahan bukan dengan menutup diri, melainkan melalui negosiasi kreatif antara tradisi dan modernitas.

Kata Kunci : Kampung Arab Ampel, Pelestarian Budaya, Identitas Hadhrami, Pasca-Reformasi, Sejarah Sosial.

 

Abstract

   The Ampel district in Surabaya serves as an epicenter of Islamic civilization in East Java and is home to the Arab (Hadhrami) descendant community. The 1998 Reformation era brought fundamental changes, opening spaces for identity expression while simultaneously presenting challenges of globalization. This study aims to analyze the existence strategies and dynamics of Islamic cultural preservation within the Ampel community amidst post-Reformation socio-political changes. This study employs the historical method, comprising heuristics, source criticism, interpretation, and historiography, utilizing a socio-cultural history approach. Data collection was conducted through in-depth interviews with religious leaders, youth, and cultural practitioners, as well as literature and archival studies. The results indicate that cultural existence in Ampel is maintained through a "layered defense strategy." First, preserved cultural forms include religious rituals (Haul Agung and Maulid), arts (Gambus and Hadrah music), oral traditions (genealogy/nasab), and culinary heritage. Second, preservation strategies involve synergy among agents: families as the basis for value inculcation, educational institutions integrating curriculums, modern management of the Sunan Ampel Great Mosque, the role of communal organizations (Rabithah Alawiyah) in maintaining social cohesion, and digital technology adaptation by the younger generation. Third, the preservation process is dialectical; the community faces challenges of tourism commercialization and gentrification but responds by utilizing cultural heritage regulations and global diaspora network connectivity. This study concludes that the Ampel community successfully survives not by isolation, but through creative negotiation between tradition and modernity 

Keywords: Arab Ampel Village, Cultural Preservation, Hadhrami Identity, Post-Reformation, Social History

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

A. Arsip & Dokumen

Arsip Surat Keputusan Gubernur No. 187 Tahun 1988 tentang penggolongan air sungai dan pemanfaatan air Kali Surabaya sebagai sumber air bersih dan air minum

Dokumen informasi pengelolaan lingkungan hidup oleh dinas lingkungan hidup kota Surabaya pada tahun 2017

B. Surat Kabar

Surabaya Post, Sungai-Sungai di Jawa Tercemar Berat, 26 Mei 1993

Surabaya Post, Kesadaran Warga Surabaya Rendah, di Bawah Padang, 3 November 1987

Surabaya Post, Data Jumlah Partikel Padatan di Kali Surabaya, 14 Oktober 1985

Surabaya Post, Kemarau di Sumur Welut, 13 Juli 1982

Surabaya Post, Sangat Tinggi Penumpukan Penduduk di 11 Kecamatan, 13 Januari 1981

Surabaya Post, Surabaya Sudah Bebas Gelandangan, 9 Februari 1984

Surabaya Post, Industri Jatim Maju Pesat,23 Juni 1984

Surabaya Post, 12 Pabrik Berpotensi Menimbulkan Polusi Berat, 17 Oktober 1985

Surabaya Post, Tidak Mudah Menurunkan Limbah Rumah Tangga, 5 September 1990

Surabaya Post, Sudah Didisain Proyek PDAM di Karang Pilang, 26 April 1986

Surabaya Post, Ibarat Minum Air Comberan, 10 Mei 1984

Surabaya Post, Data Penelitian Masalah Pencemaran Air di Surabaya, 25 November 1982

Surabaya Post, Cacingan Sulit di Brantas, 8 Juni 1990

Surabaya Post, 250 Ribu Warga Surabaya Kena Serang Hepatitis B, 25 Juni 1990

Surabaya Post, Buangan Air Cuci Akan Diretribusi, 25 Januari 1984

Surabaya Post, Tilang Kebersihan Kota Dimulai 2 Januari 1989, 3 Desember 1988

Surabaya Post, Sanksi Tegas Mulai Berlaku Januari 1989, 2 Januari 1989

Surabaya Post, Target Transmigrasi KMS Mungkin Tak Tercapai, 17 Januari 1984

Surabaya Post, Penelusuran Kali Surabaya, 16 November 1994

Surabaya Post, Akankah Di Boikot Atau Lewat Jalur Hukum, 18 Juni 1995

Surabaya Post, Air PDAM Karang Pilang Bisa Langsung Diminum, 29 Januari 1990

C. BUKU

Alisjahbana, 2006. Oh…Surabaya. Surabaya: PT. Surabaya Sore.

Adnani, Hariza. 2011. Buku Ajar: Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika.

Barlow, Maude., dan Tony Clarke. 2005. Blue Gold: Perampasan dan Komersialisasi Air. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Chandra, Budiman. 2005. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Chay, Asdak. 1995. Hidrologi Dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University.

Dick, Howard W. 2003. Surabaya City Of work. Singapura: Singapore Universty Press.

Bagijo, Estu Himawan. 2008. Model Kebijakan Penataan Sungai di Perkotaan: Studi Kasus Penataan Sungai Jagir Wonokromo, Jakarta: Unesa University Press.

Jacky, M. 2008. Sosisologi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Kasdi, Aminudin. 2005. Memahami Sejarah. Surabaya: Unesa University Press.

Keraf, A. Sony. 2010. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Kompas.

Kodoatie, J Robert. 2002. Pengelolaan Sumber Daya Air Dalam Otonomi Daerah. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Mulyanto, H. R. 2007. Sungai Fungsi dan Sifat-Sifatnya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Mintosih, Sri. 1997. Pengetahuan, Sikap, Kepercayaan, dan Perilaku Budaya Tradisional Pada Generasi Muda di Kota Surabaya. Jakarta: Cv. Eka Dharma.

Notosusanto, Nugroho. 1971. Norma-Norma Dasar Penelitian dan Penulisan Sejarah. Jakarta: Pusat Sejarah Abri Dephnamkam.

Notosusanto, Nugroho. 1985. Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Kota Surabaya, Pemerintah. 20017. Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup. Surabaya: Dinas Lingkungan Hidup.

Slamet, Juli Soemirat. 2007. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Sosrodarsono, Suyono. 1985. Perbaikan dan Pengaturan Sungai. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Susilo, Rahmad K. Dwi. 2008. Sosiologi Lingkungan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sumardjo, Jacob Husein., dan Harun M. 1995. Lingkungan Hidup Masalah Pengelolaan dan Penegakan Hukumnya. Jakarta: Bumi Aksara.

Suwarno, Lubis. J dan B. Suprihadi. Hidrologi Sungai. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Tim Jurnalis Kompas. 2009. Ekspedisi Bengawan Solo : Laporan Jurnalistik Kompas (Kehancuran Peradaban Sungai Besar. Jakarta: Kompas.

Tim Jurnalis Kompas. 2009. Ekspedisi Ciliwung : Laporan Jurnalistik Kompas (Mata Air, Air Mata). Jakarta: Kompas.

Tumanggor, Rusmin., Ridho Kholis, Nurochim. 2014. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Jakarta: PT. Fajar Interpratama Mandiri.

Wardhana, Wisnu Arya. 2014. Dampak Pencemaran Lingkungan. Yogyakarta: Andi.

Widjaja I Gede. 1989. Sejarah Lokal: Suatu Perspektif dalam Pengajaran Sejarah. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Wijanarka. 2008. Desain Tepi Sungai: Belajar Dari Kawasan Tepi Sungai Kahayan Palangkaraya. Yogyakarta: Ombak.

D. Jurnal Ilmiah

Ashidqi, Chandra Fandy. 2017. Perkembangan Pemukiman Eropa di Surabaya Tahun 1910-1930. Jurnal Pendidikan Sejarah. Vol. 5, No. 3

Pusitasari, Della Eka. 2016. Surabaya Sebagai Kota Adipura Pada Masa Kepemimpinan Poernomo Kasidi Pada Tahun 1984-1994”. Jurnal Avatara. Vol. 4, No. 2.

Fandi, Indra Aditia dan Eni Sugiarti. 2014. Perumahan Rakyat Miskin: Perumnas Tandes I Kota Surabaya 1974-1984, Jurnal Kesejarahan. Vol. 4, No.2

Nisah, Galuh Yuni Khoirul dan Sri Ana Handayani. 2014. Pemukiman Liar Di Surabaya Tahun 1970-2000. Jurnal Publik Budaya. Vol. 2, No. 1.

Gumelar, Gumgum. 2016. Nilai Lingkungan dan Sikap Ramah Lingkungan ada Warga Jakarta Di Pemukiman Kumuh. Jurnal Psikologi. Vol. 12, No. 1

Herlambang, Arie. 2006. Pencemaran Air dan Strategi Penanggulangannya. Jurnal Air Indonesia. Vol. 2 , No.1

Handinoto, dan Samuel Hartono. 2007. Surabaya Kota Pelabuhan (‘Surabaya Port City’), Jurnal Dimensi Teknik Arsitektur. Vol. 35, No. 1

Kusharsanto , Zulfika Satria dan Agung Sugiri. 2013. Kajian Perilaku Masyarakat Dalam Kaitannya Dengan Fungsi Ekologis Kali Semarang Di Kampung Purwodinatan dan Sumeneban. Jurnal Teknik PWK. Vol. 2, No. 3.

Ma’arif, M. Ridho. 2014. Gerakan Perlawanan LSM Cagar Tuban Terhadap Pembangunan PT. Holcim Indonesia. Jurnal Paradigma. Vol 2, No 1.

Nawiyanto, Dkk. 2018. Menyelamatkan Nadi Kehidupan : Pencemaran Sungai Brantas Dan Penanggulangannya Dalam Perspektif Sejarah. Jurnal Patrawidya, Vol. 19, No. 3

Nawiyanto. 2015. Berjuang Menyelamatkan Lingkungan: Gerakan Lingkungan Di Jawa Masa Kemerdekaan 1950-2000. Jurnal Paramita. Vol. 25 No. 1

Palupi, Tyas. 2017. Hubungan Antara Sikap Dengan Perilaku Pro-Lingkungan Ditinjau dari Perspektif Theory Of Planned Behavior. Jurnal Proceeding Biology Education Conference. Vol. 14, No. 1.

Pangestu, Hendra. 2013. Analisi Angkutan Sedimen Total Pada Sungai Dawas Kabupaten Musi Banyuasin. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan. Vol. 1, No. 1

Prihatin, Budi Rohani. 2013. Problem Air Bersih Di Perkotaan. Jurnal Kesejahteraan Sosial. Vol. 5, No. 7

Pinem, Mbina, 2016. Pengaruh Pendidikan dan Status Sosial Ekonomi Kepala Keluarga bagi Kesehatan Lingkungan Masyarakat. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik. Vol. 4, No. 1

Sutoyo. 2013. Paradigma Perlindungan Lingkungan Hidup. Jurnal Hukum. Vol 4, No. 1.

Yulfiah. 2019. Agihan Kulaitas Air Kali Surabaya Berdasarkan Perbedaan Penggunaan Lahan. Jurnal Serambi Engineering. Vol. 4 Edisi Khusus

E. Artikel

Resosudarmo, Budy P. 2003. River Water Pollution In Indonesia: an Input- Output Analysis. Dalam Jurnal Environment and Sustainable Development. Vol. 2, No. 1

Ridho’I, Ronal. 2017. Doom to Disaster? Industrial Pollution in Sidoarjo 1975—2006. Dalam Jurnal Lembaran Sejarah. Vol. 13 No. 2

F. Internet

Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Kondisi lingkungan Alam Kali Surabaya dan Ekosistemnya, (Online), diakses dari https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/sungai/ekosistem-sungai pada 13 Juni 2019

Ecoton, Ekosistem Kali Surabaya, (Online), diakses dari www.ekologi.net pada 24 Juli 2019

Hendratmo, Fungsi Kali Surabaya dari Masa ke Masa, (Online), diakses dari www.cagarbudaya.com pada 4 September 2019

Downloads

Published

2026-04-10

Issue

Section

Articles
Abstract views: 8 , PDF Downloads: 9