Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning Materi Perubahan Lingkungan Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X SMA

  • Nahdiyah Afkarina Universitas Negeri Surabaya
  • Winarsih Winarsih Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kurikulum merdeka menuntut peserta didik memiliki kemampuan untuk tanggap dan aktif dalam menciptakan penyelesaian atas permasalahan dalam lingkup global, nasional, dan lokal, salah satunya kemampuan berpikir kritis. Salah satu pendekatan untuk memfasilitasi hal tersebut dengan menggunakan model Problem Based Learning dalam pembelajaran. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan dan mendeskripsikan kelayakan berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan LKPD berbasis Problem Based Learning. Model pengembangan media menggunakan model ADDIE yaitu tahap analyze, design, dan development, namun pada tahap implement dan evaluate tidak dilakukan. Sasaran penelitian ini adalah 33 peserta didik kelas X-8 SMA Negeri 1 Kebomas. Validitas LKPD diperoleh penilaian dari dua dosen biologi dan satu guru biologi. Kepraktisan LKPD diperoleh dari keterlaksanaan LKPD dan respons peserta didik. Keefektifan LKPD diperoleh dari hasil belajar peserta didik dan respons peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode validasi, metode observasi, metode angket, dan metode tes. Data dianalisis melalui deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa LKPD berbasis Problem Based Learning layak digunakan dalam pembelajaran. Validitas LKPD memperoleh skor sebesar 95,7% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan LKPD pada keterlaksanaan memperoleh skor sebesar 93,04% dengan kategori sangat praktis dan respons kepraktisan memperoleh skor sebesar 96% dengan kategori sangat positif. Keefektifan LKPD pada ketuntasan peserta didik dari 3% menjadi 97% peserta didik yang tuntas dengan skor N-gain sebesar 0,72 dengan kategori tinggi, ketercapaian indikator kemampuan berpikir kritis dari 44,51% menjadi 84,49% dengan skor N-gain sebesar 0,72 dengan kategori tinggi, dan respons keefektifan memperoleh skor sebesar 94% dengan kategori sangat positif.

Published
2023-09-20
Section
Articles
Abstract Views: 108
PDF Downloads: 94