Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Etnopedagogi untuk Melatihkan Literasi Sains Siswa Kelas X Materi Ekosistem

Authors

  • Dicky Reza Ferlyano Universitas Negeri Surabaya
  • Yuliani Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/bioedu.v15n1.p80-90

Keywords:

E-LKPD, Literasi Sains, Ekosistem

Abstract

Rendahnya literasi sains siswa Indonesia yang tercermin dalam hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menandakan perlunya perbaikan dalam pendekatan pembelajaran sains di sekolah. Banyak siswa kesulitan memahami sains karena kurangnya keterkaitan antara materi pelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya lokal. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan media pembelajaran yang mengintegrasikan kearifan lokal melalui pendekatan etnopedagogi, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep sains, tetapi juga memiliki kesadaran akan lingkungan dan budayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis etnopedagogi dengan konteks lokal Telaga Ngebel Ponorogo pada materi ekosistem untuk melatihkan literasi sains siswa kelas X. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Produk E-LKPD divalidasi oleh ahli, diuji coba terbatas, dan dianalisis berdasarkan kelayakan, kepraktisan, serta keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan E-LKPD sangat layak digunakan dengan nilai validasi 98,6%. Kepraktisan berdasarkan respon siswa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 77,6%, dan keterlaksanaan pembelajaran mencapai 95,8%. Keefektifan penggunaan E-LKPD ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,57 dalam kategori sedang, dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 52,7% menjadi 88,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis etnopedagogi mampu menjadi media pembelajaran yang layak untuk meningkatan literasi sains siswa kelas X pada materi ekosistem.

Kata Kunci: E-LKPD, Etnopedagogi, Literasi Sains, Ekosistem


Abstract The low level of scientific literacy among Indonesian students, as reflected in the 2022 Programme for International Student Assessment (PISA) results, highlights the need for improvements in science education approaches at the school level. Many students struggle to comprehend scientific concepts due to the lack of connection between learning materials, everyday life, and local cultural values. One solution to address this issue is to develop instructional media that integrates local wisdom through an ethnopedagogy approach,. This study aims to develop an ethnopedagogy based electronic student worksheet (E-LKPD) contextualized to the local setting of Telaga Ngebel Ponorogo in the topic of ecosystems, in order to promote scientific literacy among tenth-grade students. The research employed a Research and Development (R&D) method using the 4D model, which consists of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The E-LKPD product was validated by experts, tested in a limited trial, and evaluated in terms of its validity, practicality, and effectiveness. The results showed that the E-LKPD was highly valid with a validation score of 98.6%. Its practicality was categorized as good based on an average student response score of 77.6%, and the learning implementation reached 95.8%. The effectiveness was demonstrated by an N-Gain score of 0.57, categorized as moderate, with an increase in student learning mastery from 52.7% to 88.8%. These findings indicate that the ethnopedagogically based E-LKPD is a viable and effective learning medium for enhancing scientific literacy in ecosystem topics for tenth-grade students.

Keywords: E-LKPD, Ethnopedagogy, Scientific Literacy, Ecosystem

 

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asih, R. D., & Muslim, M. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 15(2), 122–131.

Azizah, A., Wiyanto, W., & Istiyono, E. (2023). Analisis Dimensi Literasi Sains pada Soal PISA Menggunakan Pendekatan Kontekstual. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(1), 67–76.

DetikJatim. (2023, August 20). Tradisi Larungan Kambing Kendhit dan Buceng Alit di Telaga Ngebel Ponorogo. Detik.com. https://www.detik.com/jatim/budaya/d-6997052/tradisi-larungan-kambing-kendhit-dan-buceng-alit-di-telaga-ngebel-ponorogo

Diana, D. (2020). Kontribusi Pemahaman Konsep terhadap Hasil Belajar IPA Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 10(1), 11–18.

Fuadi, F., Sa’diyah, M., & Suwono, H. (2020). Literasi Sains Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 6(1), 69–76.

Heriyanto, H., Wahyuni, E. S., & Septiani, A. (2024). Pengembangan E-LKPD Interaktif Berbasis Android pada Materi Sistem Reproduksi. Jurnal Pendidikan Sains, 12(1), 44–52.

Hikmah, N. (2016). Analisis Keterlaksanaan Pembelajaran dalam Model PBL. Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 3(2), 156–163.

Insyiroh, N., Suwono, H., & Susilo, H. (2020). Integrasi Etnopedagogi dalam Pembelajaran Biologi. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 5(8), 1089–1096.

Irawan, A. (2020). Studi Literasi Sains Siswa SMA di Kabupaten Ponorogo. Jurnal Pendidikan Biologi, 9(2), 99–106.

Jauhari, M. H., Munawaroh, L., & Rizky, F. A. (2024). Nilai-Nilai Filosofis Upacara Larung Sesaji di Telaga Ngebel. Jurnal Kearifan Lokal Nusantara, 8(1), 55–64.

Julian, R., & Suparman, M. (2019). Pengembangan LKPD Elektronik untuk Meningkatkan Minat Belajar Biologi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 21(2), 134–142.

Nurafni, N., Hidayati, L., & Huda, N. (2020). Pembelajaran Biologi Berbasis Bahasa Daerah untuk Meningkatkan Literasi Budaya. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 6(2), 122–129.

Nurhamidah, S., Khusniati, M., & Subali, B. (2020). Kepraktisan Bahan Ajar IPA Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(4), 531–537.

OECD. (2022). PISA 2022 Results. Organisation for Economic Co-operation and Development. https://www.oecd.org/pisa/

OECD. (2025). PISA 2025 Science Framework (Draft). Organisation for Economic Co-operation and Development.

Oktaviani, A., & Ratnasari, D. (2018). Etnopedagogi dalam Pembelajaran Biologi Berbasis Lingkungan. Bioedukasi, 11(1), 9–16.

Rahmawati, D. (2020). Pendekatan Etnopedagogi dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 233–245.

Rahmawati, D., Nuraini, R., & Fitria, L. (2021). Pengaruh Model Etnopedagogi terhadap Literasi Sains Siswa. Jurnal Pendidikan Biologi, 10(1), 23–31.

Rum, R. S., Mursid, S. P., & Nurbayani, S. (2023). Pengembangan Sikap Ilmiah dalam Literasi Sains. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(2), 177–188.

Sandika, B. (2021). Materi Ekosistem dan Penerapannya dalam Kehidupan. Jurnal Biologi dan Lingkungan, 13(1), 21–30.

Sihafuddin, A., & Trimulyono, S. (2020). Pengaruh Bahasa Ilmiah terhadap Pemahaman Konsep. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 119–127.

Subaidah, S., Susilo, H., & Wiyanto, W. (2019). Pengembangan Soal Literasi Sains Konteks Lokal. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8(1), 37–45.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukarelawan, R., Nurhasanah, N., & Wulandari, D. (2024). Analisis Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan N-Gain. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(2), 88–95.

Suryani, N. (2017). Urgensi Literasi Sains dalam Kurikulum Abad 21. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 22(3), 251–260.

Sutrisna, R. (2021). Tingkat Literasi Sains Siswa SMA Kota Sungai Penuh. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(1), 33–39.

Wahyuni, I. F., Mustadi, A., & Darmawan, I. G. N. (2021). Pengembangan E-LKPD Berbasis Video Interaktif. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 145–152.

Zakaria, I., & Rosdiana, R. (2017). Konten Sains dalam Literasi Sains Siswa. Jurnal Sains dan Teknologi Pendidikan, 2(2), 91–98.

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Similar Articles

<< < 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.