Pengembangan E-Booklet pada Materi Struktur dan Fungsi Sel untuk Melatih Kemampuan Literasi Digital Peserta Didik Kelas XI SMA

Authors

  • Indri Rahayu Universitas Negeri Surabaya
  • Nur Kuswanti Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/bioedu.v15n3.p752-761

Keywords:

Literasi Digital, E-booklet, Struktur dan Fungsi Sel

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-booklet yang memenuhi kriteria kelayakan pada materi struktur dan fungsi sel sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan literasi digital peserta didik kelas XI SMA. Literasi digital menjadi kompetensi esensial dalam pembelajaran abad ke-21 karena menuntut kemampuan peserta didik dalam mengakses, memahami, serta mengolah informasi secara kritis melalui teknologi digital. Namun demikian, integrasi literasi digital dalam kurikulum masih belum optimal, khususnya pada aspek pencarian informasi di internet, navigasi hiperteks, evaluasi konten, dan penyusunan pengetahuan. Penelitian ini menerapkan model 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, lembar observasi, serta tes literasi digital berupa pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-booklet yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan skor 97,5%. Tingkat kepraktisan juga tergolong sangat baik dengan respon peserta didik sebesar 99,5% serta aktivitas belajar mencapai 100%. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan literasi digital dengan kategori tinggi pada seluruh indikator, ditunjukkan oleh rata-rata N-Gain sebesar 0,84. Oleh karena itu, e-booklet ini layak digunakan sebagai media pembelajaran biologi untuk mendukung literasi digital di tingkat sekolah menengah.

Kata Kunci: Literasi Digital, E-booklet, Struktur dan Fungsi Sel

This research is intended to develop a viable e-booklet focusing on Cell Structure and Function as an instructional medium to improve the digital literacy competencies of eleventh-grade high school students. Digital literacy constitutes a fundamental skill in 21st-century education, as it enables learners to access, analyze, and critically interpret information through digital platforms. Nevertheless, the integration of digital literacy skills into the curriculum remains limited, particularly in areas such as online information retrieval, hypertext navigation, content evaluation, and knowledge construction. This study applied the 4D development model, encompassing the stages of define, design, develop, and disseminate. The instruments utilized included expert validation sheets, student response questionnaires, observation forms, and digital literacy assessments in the form of pre-tests and post-tests aligned with learning objectives and literacy indicators. The findings revealed that the developed e-booklet attained a highly valid classification with a validation score of 97.5%. Its practicality was evidenced by positive student responses (99.5%) and optimal student engagement (100%). Furthermore, the comparison of pre-test and post-test results demonstrated a significant enhancement in digital literacy skills, with a high improvement level across all indicators and an average N-Gain score of 0.84. Thus, the e-booklet is deemed appropriate as a biology learning resource to foster students’ digital literacy within the framework of 21st-century education.

Keywords: Digital Literacy, E-booklet, Cell structure and function 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, AN, Katarina, RD, Mene, R., & Labhu, QM (2025). Pemanfaatan video pembelajaran interaktif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas 5 di MIS Fatimiyah Ende. Jurnal Penelitian Variabel, 2 (03), 698–706.

Ambarwati, R., Faizah, U., & Rahayu, A. 2019. Enhancing the Digital Literacy of Pre-Service Biology Teacher through Animal Systematics Course. Mathematics, Informatics, Science, and Education International Conference, 95, 197–201.

Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

A'yun, Q., & Wisanti, W. (2024). Kelayakan Website Pembelajaran Materi Keanekaragaman Hayati Berbasis Potensi Lokal Gresik untuk Melatihkan Keterampilan Literasi Digital. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu), 13(3), 618-628.

Daryanto. (2016). Media pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media

Hajiriah, TL, Adnyana, PB, & Rapi, NK (2024). Validasi instrumen pemahaman konsep pada materi sel untuk siswa SMA. Ahli Biosains: Jurnal Ilmiah Biologi 12(2), 2865–2875.

Hake, R.R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A sixthousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American journal of Physics, 66(1), 64-74.

Hendaryan, R., Hidayat, T., & Herliani, S. (2022). Pelaksanaan literasi digital dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 6(1), 142-151.

Hendrayani, NR, Parmiti, DP, & Asril, NM (2025). Metode eksperimen berbantuan media konkrit terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar sains anak. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora, 9(1), 150–160.

Hidayat, T., & Kurniawan, R. (2021). Validitas dan kepraktisan perangkat pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan. 6(2).

Ilana, N., & Cintamulya, I. (2025). Validitas lembar kerja elektronik berbasis proyek untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi 15 (1), 20–32.

Kemendikbud. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (Online), (https://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2022/07/Tahapan-Implementasi-Kurikulum-Merdeka.pdf, Diakses 23 maret 2025)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Badan Pembinaan Hukum Nasional. (Online), (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Badan Pembinaan Hukum Nasional. - Search, Diakses pada 5 Februari 2026).

Kurniawati, J., & Baroroh, S. (2022). Literasi digital dalam pembelajaran di era digital. Jurnal Pendidikan. 7(1)

Khusna, U. A., & Kuswanti, N. (2024). Pengembangan Booklet Adaptasi dan Mitigasi terhadap Perubahan Lingkungan sebagai Bahan Ajar Kelas X SMA. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu), 13(3), 636-644.

Melani, L. (2019). Optimalisasi Implementasi Literasi Digital pada Pembelajaran PAI: Studi deskriptif di SMAN 1 Nagreg, Kabupaten Bandung (Master’s thesis). UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung, Indonesia.

Meliana, M., Suwindia, I. G., & Winangun, I. M. A. (2025). Efektivitas media pembelajaran digital terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. 8(1), 862-867.

Naufa, M. (2021). Pengembangan E-Booklet Literasi Digital dalam Penggunaan Media Sosial bagi Remaja di Kp. Tanah 80, Klender. Universitas Negeri Jakarta.

Ningtyas, HA, & Rahmawati, LE (2023). Kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, dan kegrafikan bahan ajar teks deskripsi di SMP kelas VII. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 52–71.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). OECD skills outlook: Thriving in a digital world. OECD Publishing.

Parwiyati S., Sumekar, M. (2014). Pengaruh Penggunaan Media Booklet Pada Peningkatan Pengetahuan Peternak Kambing Tentang Penyakit Scabies Di Ktt Ngupoyo Sato Desa Wonosari Kecamatan Patebon. Animal Agriculture Journal 3(4): 581 585.

Prasetyo, A., & Wulandari, D. (2022). Pengembangan media pembelajaran digital interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan. 24(2).

Prastowo, A. (2015). Panduan kreatif membuat bahan terbuka inovatif. Yogyakarta: Diva Pers.

Prastowo, A. (2018). Pengembangan bahan ajar tematik. Jakarta: Kencana.

Pratama, R., Hidayat, T., & Nurhasanah, S. (2023). Pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia. 11 (2).

Rahmawati, D., & Lestari, I. (2023). Pemanfaatan media pembelajaran digital dalam meningkatkan literasi digital peserta didik. Jurnal Inovasi Pendidikan. 7(2).

Rahmawati, D., & Lestari, I. (2024). Penggunaan media pembelajaran digital untuk meningkatkan literasi digital peserta didik. Jurnal Teknologi Pendidikan. 26(1).

Rahmawati, M., & Suryadi, E. (2019). Guru sebagai fasilitator dan efektivitas belajar peserta didik. Jurnal pendidikan manajemen perkantoran, 4(1), 49-54.

Riduwan. (2013). Pengantar Statistika untuk Penelitian Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Komunikasi, dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Riduwan (2016). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Ruswan, A., Rosmana, PS, Nafira, A., Khaerunnisa, H., Habibina, IZ, Alqindy, KK, & Syavaqilah, W. (2024). Pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 4007–4016.

Safitri, A. R., & Raharjo, R. (2024). Analisis Kesesuaian Modul Ajar Biologi Kelas X SMA Negeri 1 Puri Mojokerto dalam Penerapan Kurikulum Merdeka. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu), 13(1), 127-134.

Sari, M., Nugroho, A., & Hidayati, N. (2024). Pembelajaran berbasis pencarian informasi untuk meningkatkan literasi digital siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia. 13(1).

Sari, P., & Pujiono, S. (2017). Budaya literasi digital pada pembelajaran di sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 23(2), 125–134.

Setyaningsih, R., Abdullah, A., & Prihantoro, P. (2019). Model penguatan literasi digital melalui pembelajaran berbasis teknologi. Jurnal Pendidikan Humaniora, 7(2), 89–98.

Sihombing, NB, Siburian, SYR, Klarindha, W., Saragih, AN, Gaol, L., Arwita, W., & Mukra, R. (2025). Studi kasus: Penggunaan bahan dan sumber ajar biologi di MAN 2 Model Medan sebagai transformasi pembelajaran biologi melalui integrasi bahan ajar digital berbasis PjBL. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 4358–4366.

Slavin, RE (2018). Psikologi pendidikan: Teori dan praktik. Boston: Pearson.

Sudjana, N. (2016). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.

Susilowati, R., Setiawan, D., & Prasetyo, A. (2021). "Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Biologi: Peluang dan Tantangan." Jurnal Pendidikan Sains, 9(2), 45-58.

Utami, R., & Setiawan, B. (2021). Pemanfaatan media visual digital dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Pendidikan Sains. 9(2)

Yunita, N. M., Anif, S., & Narimo, S. (2023). Uji kelayakan modul biologi berbasis inkuiri terintegrasi Islam. Dalam Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Environmental, and Learning, 20(1), 65–68.

Yulianti, E., Sahredin, & Marlina, L. (2024). Penggunaan media pembelajaran digital terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi. 7(2), 41-49.

Downloads

Published

2026-10-01

Issue

Section

Articles
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Similar Articles

<< < 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.