Gambaran Compliance pada Masyarakat Daerah Magetan yang Menjalankan Tradisi Ater-Ater Gawan
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i2.53985Abstract
Tradisi ater-ater gawan merupakan sebuah tradisi pada hari raya Idul Fitri yang masih dilaksanakan oleh masyarakat daerah Magetan. Tradisi ini berasal dari tradisi megengan yang telah mengalami perubahan. Tujuan dari penelitian untuk meneliti tentang gambaran compliance pada masyarakat Magetan yang masih menjalankan tradisi ini. Metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi dipilih sebagai metode yang digunakan dalam penelitian ini. Lima perempuan menjadi subyek penelitian dipilih dengan kriteria yang sesuai dengan tradisi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode analisis fenomenologi interpretatif. Uji keabsahan data menggunakan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan tradisi telah mengalami pergeseran dari makna agama menjadi lebih didominasi oleh unsur budaya. Pergeseran ini berpengaruh pada gambaran compliance yang didominasi tiga prinsip utama yaitu social proof, reciprocity, dan friendship and liking, sehingga masyarakat memutuskan untuk konsisten menjalankan tradisi ini. Untuk penelitian di masa depan disarankan agar berfokus pada gender dan generasi yang berbeda, sehingga dapat ditemukan perspektif baru tentang compliance pada tradisi ini.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

