MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN KETAHANAN TERHADAP HOAKS MELALUI PEMBELAJARAN PPKn: ANALISIS CIVIC KNOWLEDGE, SKILLS DAN DISPOSITION

Authors

  • Sulistyaningati Purwandari Sumiatun Universitas Negeri Surabaya
  • Bukhari Muslim Universitas Negeri Surabaya
  • Ayunda Mahdalena Putri Universitas Negeri Surabaya
  • Listyaningsih Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/kmkn.v14n1.p126-135

Keywords:

Digital Literacy, PPKn, hoax

Abstract

The widespread spread of hoaxes in the digital space poses a serious challenge to the formation of critical and responsible citizens, particularly among students. This phenomenon demonstrates that the issue of hoaxes is not only related to information technology aspects, but also a citizenship issue that demands strengthening digital literacy through education. This study aims to analyze the role of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) learning in improving digital literacy and student resilience to hoaxes by strengthening civic knowledge, civic skills, and civic disposition. The study used a qualitative approach with a descriptive analytical research type. The research subjects were grade VIII D students of SMP Negeri 2 Balen who were selected purposely. Data collection techniques included in-depth interviews, learning observations, and analysis of lesson planning documents. The results of the study indicate that contextual and reflective PPKn learning can strengthen students' understanding of hoaxes as a citizenship issue (civic knowledge), develop critical thinking and communication skills in responding to digital information (civic skills), and form an attitude of caution, social responsibility, and commitment to Pancasila values ​​in the use of digital media (civic disposition). However, the implementation of learning still faces challenges such as low initial digital literacy levels among students, limited learning time, the strong influence of social media outside of school, and teacher preparedness. These findings confirm that Civics (PPKn) plays a strategic role in building resilience against hoaxes through an integrated strengthening of digital citizenship competencies

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budimansyah, D. (2019). Pendidikan kewarganegaraan sebagai wahana pembentukan warga negara demokratis. Jurnal Civics, 16(1), 1–10.

Budimansyah, D. (2019). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan untuk Membangun Karakter Bangsa. Bandung: Widya Aksara Press.

Choi, M. (2016). A concept analysis of digital citizenship for democratic citizenship education. Theory & Research in Social Education, 44(4), 565–607.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Fadhila, N., & Syafii, A. (2023). "Internalisasi Nilai Pancasila dalam Literasi Digital sebagai Upaya Menangkal Disinformasi di Kalangan Pelajar". Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia, 11(2), 145-158.

Hidayat, A. R., & Pratama, M. N. (2024). "Transformasi Instrumen Penilaian PPKn dalam Mengukur Kompetensi Digital Citizen di Sekolah Menengah". Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(1), 55-70.

Iskandar, D., & Nurgiansah, T. H. (2022). "The Role of Civic Education in Countering Hoaxes in the Digital Age". Journal of Digital Literacy and Citizenship, 2(1), 12-25.

Iskandar, S., & Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan kewarganegaraan dan literasi digital di era post-truth. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2), 85–96.

Juditha, C. (2018). Interaksi Komunikasi di Media Sosial dan Hoaks. Jakarta: Kencana.

Juditha, C. (2018). Interaksi komunikasi hoaks di media sosial serta antisipasinya. Jurnal Pekommas, 3(1), 31–44.

Kholis, N., & Rosyada, D. (2022). Urgensi civic skills dalam pembelajaran PPKn di sekolah menengah untuk menangkal berita palsu. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia, 10(3), 250–265.

Maryana, K. (2019). Penguatan pendidikan karakter siswa melalui pendekatan berbasis budaya sekolah sebagai upaya pembentukan civic disposition. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Kewarganegaraan. Universitas Sebelas Maret.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nasrullah, R., Aditya, W., Satya, T. I., Nento, M. N., Hanifah, N., Miftahussururi, & Akbari, Q. S. (2017). Literasi digital: Gerakan literasi nasional. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(2), 127–140.

Nasrullah, R., dkk. (2017). Materi Pendukung Literasi Digital. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Nugroho, Y., & Syarifuddin, A. (2021). Literasi digital sebagai penguatan kompetensi kewarganegaraan abad ke-21. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(1), 45–56.

Prasetyo, A., & Hamid, S. I. (2020). Penguatan civic skills melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan berbasis diskusi deliberatif. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 113–124.

Prawitno, A., & Wardhani, P. S. (2023). "Hambatan Sosiokultural dalam Implementasi Literasi Digital pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan". Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(2), 210-225.

Rahadi, D. R. (2017). Perilaku pengguna dan informasi hoaks di media sosial. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 5(1), 58–70.

Rahayu, D. A., Ulum, B., & Putra, A. A. P. E. (2025). Literasi digital dalam pembelajaran PKn berbasis saintifik untuk penguatan civic disposition mahasiswa. Jurnal Media Informatika (JUMIN), 6(3), 1642–1649.

Rahmawati, Y., Supriatna, N., & Winataputra, U. S. (2022). Literasi digital sebagai penguatan kompetensi kewarganegaraan di era post-truth. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(1), 45–56.

Sari, D. P., & Widodo, S. T. (2021). Pembelajaran PPKn berbasis isu aktual dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 6(2), 98–108.

Solihatin, E., & Rahmawati, D. (2024). "Digital Citizenship: Strategi Pengembangan Civic Knowledge melalui Media Sosial dalam Pembelajaran PPKn". Jurnal Inovasi Pembelajaran, 10(1), 88-102

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi Revisi). Alfabeta.

Suryono. (2017). Pembelajaran PPKn di Era Globalisasi. Yogyakarta: LaksBang Pressindo.

Sutrisno, & Anwar, M. S. (2020). Pembelajaran kontekstual dalam pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(2), 101–110.

Sutrisno, S., & Anwar, K. (2020). "Tantangan Guru PPKn dalam Menghadapi Era Disrupsi Informasi di Sekolah". Jurnal Etika Demokrasi, 5(2), 112-124.

Tachyudin, M., Cahyono, H., & Utami, P. S. (2020). Penguatan civic literasi dalam membentuk wawasan kebangsaan. Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya, 4(2), 31–39.

Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta.

Wahab, A. A., & Sapriya. (2019). Teori dan landasan pendidikan kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta.

Winarno. (2020). Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan: Panduan Kuliah di Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Sumiatun, S. P., Muslim, B., Putri, A. M., & Listyaningsih. (2026). MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN KETAHANAN TERHADAP HOAKS MELALUI PEMBELAJARAN PPKn: ANALISIS CIVIC KNOWLEDGE, SKILLS DAN DISPOSITION. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 14(1), 126–135. https://doi.org/10.26740/kmkn.v14n1.p126-135
Abstract views: 27 , PDF Downloads: 14