FESTIVAL TUMPENG SEWU SEBAGAI PEMBANGUNAN IDENTITAS SUKU OSING BAGI GENERASI MUDA DI DESA KEMIREN KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN BANYUWANGI
DOI:
https://doi.org/10.26740/kmkn.v13n4.p432-445Kata Kunci:
Tradisi, Tumpeng Sewu, Festival, Identitas, Suku Osing, KarakterAbstrak
Tradisi memiliki peran yang sangat signifikan sebagai pengikat sosial dan media pendidikan karakter. Nilai-nilai seperti gotong royong, religiusitas, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab sering kali tercermin dalam berbagai tradisi lokal, seperti Tumpeng Sewu di Banyuwangi. Dalam pelaksanaannya bagi generasi muda banyak sekali yang masih menganggap bahwa tradisi tersebuh hanya sebuah acara tahunan dan masih kurang memaknai nilai karakter yang ada. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif. Data dari penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini merupakan Ketua Adat Desa Kemiren dan Masyarakat Desa Kemiren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tradisi Tumpeng Sewu terdapat dua prosesi yang menjadi bagian daripada tradisi tersebut. Yang pertama, rangkaian upacara adat sebelum tradisi tumpeng sewu, diantaranya Mepe Kasur, Arak-arakan, Barong Kemiren dan Parade Obor atau Oncor kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Tradisi Tumpeng Sewu sendiri. Beberapa makna Tradisi Tumpeng Sewu yaitu sebagai pengungkapan rasa syukur desa terhadap Danyang Desa atau leluhur. Kemudian, sebagai simbol tali persaudaraan serta mempererat tali silaturahmi antara masyarakat Kemiren hingga warga pada umumnya serta menjadi simbol bahwa tradisi dari para nenek moyang tidak pernah tergerus zaman, meskipun modernisasi semakin menguasai pada saat ini. Tradisi Tumpeng Sewu dapat bertahan hingga kini karena anak-anak muda yang berada di Desa Kemiren memiliki rasa kepedulian serta rasa antusias yang sangat tinggi. Tradisi ini akan tetap ada karena tradisi lahir dari masyarakat kemiren dan menyatu dengan masyarakat kemiren juga.
Unduhan
Referensi
Anam, Syamsul dkk. 2017. Studi Analisis Budaya Permainan Tradisional Suku Osing Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pembelajaran Olahraga Volume 3 Nomor 2.
Astawa, Ida Bagus Made. 2017. Pengantar Ilmu Sosial. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Aziz, M. 2021. Ritual Tradisi Barong Ider Bumi: Analisis Makna Filosofis dan Sosial Budaya. Banyuwangi: Pusat Kajian Budaya Osing.
Fernanda, Fitri Endi, Samsuri. 2020. Mempertahankan piil pesenggiri sebagai identitas suku budaya. Jurnal Antropologi: Isu-isu sosial budaya-vol.22 no. 02 hal. 168. Lampung.
Geertz, C. 1973. The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.
Hall, S. 1990. “Cultural Identity and Diaspora” In Identity: Community, Culture, Difference, edited by Jonathan Rutherford. London: Lawrence & Wishart
Hobsbawm, E. 1983. The Invention of Tradition. Cambridge: Cambridge University Press.
Kuntowijoyo. 2001. Budaya dan Masyarakat: Perspektif Ilmu Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Lailatul Zumaroh, N. 2022. Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Tradisi Tumpeng Sewu Masyarakat Osing Banyuwangi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(2), 101-112
Mustakim, Salman. 2019. Character Building Based on Local Culture (Case Study on State Senior High School 4 Enrekang). Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2 (2019) hal. 22-30
Rasyid, Yunus. 2013. Transformasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Sebagai Upaya Pembangunan Karakter Bangsa (Penelitian Studi Kasus Budaya Huyuladi Kota Gorontalo). Jurnal Penelitian Pendidikan, Vol. 14 No. 1 hal. 67
Rokhman, Fathur dkk. 2014. Character Education for Golden Generation 2045 (National Character Building for Indonesian Golden Years. Procedia – Social and Behavioral Sciences Volume 141, 25 August 2014, hal. 1161-1165.
Safitri, Mira Ariyani, dan Fajar Surya Hutama. 2016. Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Tari Hadrah Kuntulan Banyuwangi. Universitas Jember.
Sugiono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suyitno, Imam dkk. 2023. The Cultural Meaning in Ritual Traditions for Character of Osing People Banyuwangi, Indonesia. The Qualtitative Report 2023 Vol. 28 No. 7, 2058-2074
Tilaar, H.A.R..2004. Multikulturalisme: Tantangan Globalisasi dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Jakarta: Grasindo.
Utami, Sri. 2018. Kuliner Sebagai Identitas Budaya: Perspektif Komunitas Lintas Budaya. Universitas Indonesia.
Widyaningtyas, Titik Sunarti dkk. 2014. Internalisasi dan Aktualisasi Nilai Nilai Karakter Pada Siswa SMP dalam Perspektif Fenomenologis (studi kasus di SMP 2 Bantul). Jurnal Pembangunan Pendidikan: Vondasi dan Aplikasi Volume 2 Nomor 2
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 19


