Pembiasaan Sikap Multikultural Santri Pondok Pesantren Mahasiswa Jagad 'Alimussirry Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.26740/kmkn.v13n2.p129%20-%20145Kata Kunci:
santri, pondok pesantren, sikap multikulturalAbstrak
Pondok Pesantren Mahasiswa Jagad 'Alimussirry merupakan lembaga pendidikan islam yang mempunyai lingkungan heterogen. Pondok pesantren ini berbentuk kombinasi antara pesantren salaf dan modern, berbasis Nahdhiyyin yang para santrinya berasal dari kalangan mahasiswa. Santri pondok pesantren ini berasal dari berbagai daerah, diantaranya dari Madura, Nganjuk, Mojokerto, Pasuruan, Madiun, Tanggerang Selatan, Gresik, Lamongan, Semarang dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi urgensi dan pembiasaan sikap multikultural santri di Pondok Pesantren Mahasiswa Jagad 'Alimussirry. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Mahasiswa Jagad 'Alimussirry yang berada di di Jl. Jetis Kulon VI/16A Wonokromo dan Jl. Ketintang Timur PTT VB No. 3-4, Surabaya. Informan dalam penelitian ini adalah direktur, pengurus pondok, ustadz/ustadzah, dan para santri. Metode pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui serangkaian tahap, seperti pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sikap multikultural oleh santri yang dijalankan di Pondok Pesantren Mahasiswa Jagad ‘Alimussirry dapat dilihat melalui empat kategori diantaranya yaitu sikap inklusif-pluralis (kegiatan kajian harian, yasiin tahlil, halal bihalal); sikap demokratis (kegiatan kajian harian, forum peraturan santri, kegiatan sholawatan); sikap humanis (maulid Nabi Muhammad SAW., upacara kemerdekaan 17 Agustus, dan upacara hari santri); dan sikap toleransi (kegiatan kajian harian, shalat berjama’ah, forum peraturan santri). Pentingnya pembiasaan sikap multikultural santri berfokus pada upaya mencegah konflik dan diskriminasi, memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan, menumbuhkan rasa kasih sayang dan saling menghormati, menjaga kerukunan, serta meningkatkan sensitivitas santri terhadap keberagaman masyarakat.
Unduhan
Referensi
Ahyar, D. B., Akhyar, R. M., Supriyatno, T., Romdhoni, P., Tahir, M., Wibisono, I., Alam, A. S., Hakim, M. F., & Falimu. (2022). Dakwah Multikultural (S. A. Rayhaniah (ed.)). CV. MEDIA SAINS INDONESIA.
Amin, A. M. (2021). Implementasi Pembentukan Karakter Multikultural Santri Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Kota Probolinggo. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 46–68. https://doi.org/10.38035/jmpis.v1i1.118
Anton, Hidayat, A., Saduloh, I. A., Aprizal, R., & Fauziah, W. N. (2025). Pengembangan Pendidikan Islam Multikultural di Pondok Pesantren. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(6), 10988–10995.
Anwar, S. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Multikultural untuk Memperbaiki Perilaku Santri (Studi Kasus di MTs Pesantren Daar El Qolam 4). Jurnal Qathruna, 8(1), 103–120.
Asror, M. (2022). Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Upaya Mengembangkan Sikap Toleransi Santri di Pondok Pesantren. MindSet : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 43–53.
Azis, A. (2022). Pengembangan Sikap dan Perilaku Multikultural melalui Khittah Pesantren Darussalam Ciamis. Prosiding The Annual Conference on Islamic Religious Education, 2(1), 651–659.
Fauzi, M., Andriani, H., Romli, & Syarnubi. (2023). Budaya Belajar Santri Berprestasi di Pondok Pesantren. Nasional Education Conference, 140–147.
Hadijaya, Y., Fahrezi, M., Intan, N., Wasiyem, Zakiah, N., & Azhari, M. T. (2024). Konsep Multikulturalisme dan Pluralisme dalam Pendidikan. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(3), 3101–3108.
Harweli, D., & Sesmiarni, Z. (2024). Aplikasi Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 31–35.
Irayanti, I., Fahrizi, Z., Puspita, D. A., Rahayu, I., & Asriati. (2022). Masyarakat Madani dan Pesantren : Peran Pesantren dalam Membentuk Santri sebagai Agent of Civil Society. Citizenship: Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 10(01), 14–20.
Kraus, L. M., & Daenekindt, S. (2022). Moving Into Multiculturalism. Multicultural Attitudes of Socially Mobile Individuals Without a Migration Background. European Societies, 24(1), 7–28. https://doi.org/10.1080/14616696.2021.1976415
Latif, M., & Hafid, E. (2021). Multicultural Attitudes in an Islamic Boarding School of South Sulawesi–Indonesia. Cogent Education, 8(1), 1–16. https://doi.org/10.1080/2331186X.2021.1968736
Murdiyanto, E. (2020). Metode penelitian kualitatif (1st ed.). Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UPN ”Veteran” Yogyakarta Press.
Nawas, A., Darmawan, I. G. N., & Maadad, N. (2024). Single-sex “Pesantren” Schools: Unravelling Girls’ and Boys’ Peer Connections and Their Impacts On Wellbeing and Learning Outcomes. International Journal of Educational Research, 125(102339), 1–13. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2024.102339
Noor, H. (2022). Peran Pendidikan Agama Islam untuk Mengembangkan Sikap Multikultural Siswa (Studi di Mts Al-Muddakir Banjarmasin). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(4), 1273. https://doi.org/10.35931/aq.v16i4.1073
Putra, G. M. C., Prasetyaningtyas, F. D., Wiyono, H., & Artikel, S. (2021). Menumbuhkan Sikap Multikulturalisme Remaja sebagai Bentuk Pendidikan IPS oleh Orang Tua. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(1), 55–62.
Ridwan Effendi, M., Dwi Alfauzan, Y., & Hafizh Nurinda, M. (2021). Menjaga Toleransi Melalui Pedidikan Multikulturalisme. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 18(1), 43–51. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v18i1.175
Wahyuni, S., Ambarwati, A., Ghony, J., & Osman, Z. (2022). Model Authentic Assessment dalam Pembelajaran Sastra Terintegrasi Karakter Multikultural. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 5(2), 134–150. https://doi.org/https://doi.org/10.26499/jentera.v11i1.4668
Wajdi, F., Fadhilah, D., Mushlihin, & Wajdi, F. (2020). Pesantren dan Nilai Multikultur dalam Masyarakat Multi-Etnis. Penamas, 33(2), 241–258.
Wulandari, S., Isnarmi, Montessori, M., & Indrawadi, J. (2022). Pembinaan Perilaku Multikultural Siswa SMPN 01 Batang Anai. Journal of Civic Education, 5(3), 331–337.
Yani, M. T., Suyanto, T., Ridlwan, A. A., & Febrianto, N. F. (2020). Islam dan Multikulturalisme : Urgensi, Transformasi, dan Implementasi dalam Pendidikan Formal. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 8(1), 59–74.
Yusuf, A. (2019). Best Practices Nilai-Nilai Karakter Multikultural di Pondok Pesantren Ngalah, Pasuruan. Al Murabbi, 5(1), 36–56. https://doi.org/10.35891/amb.v5i1.2059
Zaini, M. (2024). Implementasi Kurikulum Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 18(4), 2732–2743.
Zamzami, M. A. M., & Sarmini. (2024). Persepsi Kehidupan Bernegara Santri Pondok Pesantren Salafiyah (Studi Kasus pada Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri). Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 7869–7877.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 72
,
PDF Downloads: 51


