POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL PELATIH DENGAN ATLET DISABILITAS PUSLATDA JAWA TIMUR UNTUK MENYIAPKAN PEPARNAS XVI PAPUA 2021

  • Uswatun Hasanah Universitas Negeri Surabaya
  • Ima Kurrotun Ainin Universitas Negeri Surabaya

Abstract

dibandingkan dengan atlet yang memiliki kepribadian tertutup dan pendiam. Kepribadian setiap atlet yang berbeda membuat pelatih harus melakukan pendekatan dengan menumbuhkan keberanian dan keterbukaan dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan yang baik antara pelatih dan atlet. Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk menganalisis pola komunikasi interpersonal pelatih dengan atlet disabilitas, 2). Untuk menganalisis bentuk komunikasi interpersonal yang dilakukan, 3). Untuk mendeskripsikan metode yang digunakan untuk berkomunikasi, 4). Untuk menganalisisisi pesan apa yang disampaikanpelatih kepada alet dan, 5). Untuk mendeskripsikan kendala yang terjadi selama proses latihan terpusat yang diadakan menjelangPEPARNAS XVI Papua 2021 di Universitas Negeri Surabaya.Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif berdasarkan teknik observasi dan wawancara dengan pelatih dan atlet disabilitas. Data tersebutkemudian dianalisis menggunakan uji keabsahan data triangulasi sumber.Pola komunikasi interpersonal yang terjadi antara pelatih dengan atlet dibagi menjadi 2 yaitu komunikasi formal latihan dan komunikasi informal. Bentuk komunikasi interpersonalterjadisecara verbal dan non-verbal.Metode yang digunakanoleh pelatih dengan atletadalah metode tatap muka, dan menggunakan media handphone melalui pesan whatsapp.Pesan yang disampaikan pelatih berisi arahan, motivasi, dan solusibagi atlet.Kurangnya saran transportasi menuju lapangan tempat atlet berlatih dan kejenuhan menjadi masalah utama yang dialami atlet selama melakukan latihan terpusat di Universitas Negeri Surabaya

Author Biographies

Uswatun Hasanah, Universitas Negeri Surabaya

S1 Pendidikan Luar Biasa

Ima Kurrotun Ainin, Universitas Negeri Surabaya

S1 Pendidikan Luar Biasa

Published
2021-12-03
Abstract View: 35