Peran Guru Terhadap Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Peserta Didik Tunanetra di SLB A YPAB Gebang Putih Surabaya
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi bagi murid tunanetra agar mampu memahami perubahan tubuh, menjaga kebersihan diri, dan melindungi diri dari perilaku berisiko. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru, hambatan, dan solusi dalam pembelajaran kesehatan reproduksi di SLB A YPAB Gebang Putih Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek kepala sekolah dan guru mata pelajaran IPA, PJOK, dan PAI. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Keabsahan data diuji menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berperan sebagai pengajar, pendidik, pembimbing, motivator, teladan, administrator, evaluator, dan inspirator dengan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan kolaboratif. Namun, masih terdapat hambatan berupa perbedaan kesiapan guru, keterbatasan media, bahan ajar, dan pelatihan guru. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, pengembangan media pembelajaran yang lebih inklusif, serta penguatan kerja sama antara sekolah dan orang tua agar pembelajaran kesehatan reproduksi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 3