Implementasi Digital Storytelling terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Low Vision di SLB B-C Optimal Surabaya

Authors

  • Kiki Nur Laili Pendidikan Luar Biasa
  • Pamuji Pamuji Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Rendahnya keterampilan menyimak pada siswa dengan hambatan penglihatan, seringkali disebabkan oleh munculnya distraksi di lingkungan sekitarnya, serta keterbatasan pada media pembelajaran yang variatif dan hanya bersifat verbalistik. Kondisi ini menyebabkan siswa kesulitan mempertahankan fokus dan perhatian saat pembelajaran literasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi digital storytelling keterampilan menyimak siswa dengan low vision. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain Single Subject Research (SSR) model A-B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar kinerja siswa dan tes lisan berbasis naskah soal di setiap akhir sesi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik non-parametrik Percentage of Data Exceeding a Media Trend of the Baseline Level (PEM-T). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menyimak siswa yang signifikan setelah diberikan intervensi. Taraf pencapaian rata-rata siswa meningkat dari berkisar 58%-63% pada fase baseline menjadi berkisar 83%-94% pada fase intervensi. Analisis data menggunakan PEM-T menghasilkan skor 100%, yang berarti intervensi masuk dalam kriteria “sangat efektif”. Simpulan dari penelitian ini adalah implementasi digital storytelling berbasis integrasi audio dan visual secara signifikan efektik dalam meningkatkan fokus, minat, dan keterampilan menyimak siswa low vision.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-29
Abstract views: 5 , PDF Downloads: 1