Prevalensi Anak Autis Usia Dini di Kota Surabaya Tahun 2026
Abstract
Prevalensi anak autis usia dini penting diketahui sebagai dasar dalam perencanaan layanan pendidikan inklusif dan pemberian intervensi yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Kota Surabaya sebagai salah satu kota yang menerapkan pendidikan inklusif hingga saat ini belum memiliki data prevalensi anak autis usia dini yang terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prevalensi anak usia dini yang terindikasi memiliki karakteristik autis berdasarkan jenis kelamin dan tingkat kecerdasan (IQ) di Kota Surabaya tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan jenis penelitian explanatory sequential. Subjek penelitian meliputi anak usia 4–6 tahun pada TK terpilih di Kota Surabaya dengan guru kelas sebagai responden. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan melalui angket identifikasi autis,observasi terstruktur sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 19 anak yang terindikasi memiliki karakteristik autis dari total 1.580 anak yang diteliti, sehingga prevalensinya sebesar 1,20%. Berdasarkan jenis kelamin, prevalensi anak laki-laki sebesar 0,82% dan anak perempuan sebesar 0,37%. Sementara itu, berdasarkan tingkat kecerdasan (IQ), seluruh anak yang terindikasi autis belum pernah mengikuti tes IQ sehingga data tingkat kecerdasan belum dapat diidentifikasi. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anak usia dini yang terindikasi autis pada sampel penelitian di Kota Surabaya tahun 2026 sebesar 1,20%. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendataan dan identifikasi dini secara sistematis untuk mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan yang sesuai bagi anak autis usia dini.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 4
,
PDF Downloads: 1