Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web DYSCARE dengan Pendekatan Multisensori VAKT sebagai Media Intervensi Membaca Permulaan Anak Disleksia
Abstract
Anak disleksia mengalami hambatan fonologis dan dekoding huruf yang secara langsung menghambat keterampilan membaca permulaan. Platform digital berbasis multisensori dan adaptive learning yang dirancang khusus untuk anak disleksia di Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis web bernama DYSCARE yang mengintegrasikan pendekatan multisensori VAKT (Visual, Auditori, Kinestetik, Taktil) dan adaptive pathway berbasis respons pengguna sebagai media intervensi membaca permulaan anak disleksia kelas rendah sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tiga fase pertama, yaitu Analysis, Design, dan Development. Data dikumpulkan melalui angket validasi skala Likert 1-4 kepada satu ahli media, satu ahli materi, dan tiga praktisi pendidikan. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan 91,3% dari ahli media dan 90,28% dari ahli materi, keduanya berkategori Sangat Layak. Uji kepraktisan oleh tiga praktisi menghasilkan rata-rata persentase 98,53% berkategori Sangat Praktis. DYSCARE dinyatakan layak dan praktis sebagai media intervensi membaca permulaan bagi anak disleksia, dengan rekomendasi pengembangan lanjutan pada fase Implementation dan Evaluation.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 1