Penerapan Metode Peer Mediated Intervention untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Anak Autis di SLBN Juwetkenongo Sidoarjo
Abstract
Interaksi sosial memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain membantu individu membangun hubungan sosial, memenuhi kebutuhan emosional, meningkatkan kemampuan bekerja sama, serta mendukung proses pembelajaran nilai dan norma sosial.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Peer Mediated Intervention terhadap peningkatan interaksi sosial anak autis di SLBN Juwetkenongo Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Penelitian dilaksanakan di SLBN Juwetkenongo Sidoarjo dengan subjek satu peserta didik autis kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar observasi interaksi sosial. Analisis data dilakukan menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi yang meliputi panjang kondisi, kecenderungan arah, kecenderungan stabilitas, jejak data, perubahan level, dan persentase overlap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor interaksi sosial meningkat dari rentang 9–10 pada fase baseline (A1) menjadi 15–17 pada fase intervensi (B), serta tetap meningkat menjadi 16–19 pada fase baseline (A2). Perubahan level sebesar +5 pada transisi A1–B dan +1 pada transisi B–A2, dengan persentase overlap 0% pada A1–B dan 40% pada B–A2, menunjukkan bahwa Peer Mediated Intervention efektif meningkatkan interaksi sosial anak autis. Disimpulkan bahwa Peer Mediated Intervention berpengaruh positif terhadap peningkatan interaksi sosial anak autis di SLBN Juwetkenongo Sidoarjo. Guru disarankan menerapkan metode ini sebagai alternatif pembelajaran, sedangkan peneliti selanjutnya diharapkan melibatkan lebih banyak subjek dan durasi intervensi yang lebih panjang.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 3