Pengaruh Pelatihan Membatik Melalui Model Direct Instruction terhadap Keterampilan Membatik Secara Mandiri Peserta Didik Tunarungu
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi tingginya angka pengangguran tunarungu mencapai 74% akibat keterbatasan keterampilan vokasional, sehingga menekankan urgensi pembelajaran keterampilan yang membangun kreativitas dan kemandirian melalui integrasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ke dalam pembelajaran membatik berbasis pola motif. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pelatihan membatik model Direct Instruction terhadap keterampilan membatik secara mandiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest di SMPLB SLBN Pandaan, Pasuruan, dengan subjek 6 peserta didik tunarungu profound kelas VIII. Teknik pengumpulan data melalui tes perbuatan pretest-posttest, instrumen rubrik penilaian mencakup persiapan, pembuatan pola, mencanting, pewarnaan, finishing, dan keselamatan kerja, dianalisis menggunakan paired sample t-test (α=0,05) setelah pelatihan 5 fase Direct Instruction terintegrasi motif bertema 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan membatik mandiri (p < 0,05). Simpulan, integrasi pola motif berbasis karakter efektif meningkatkan kemandirian, ketelitian, kreativitas visual, serta rasa percaya diri peserta didik tunarungu. Saran, program ini direkomendasikan untuk dikembangkan dalam kurikulum vokasional SMPLB lainnya.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Abstract views: 5
,
PDF Downloads: 2