Studi Deskriptif Profil Indikasi Murid Hambatan Pendengaran di Pendidikan Anak Usia Dini Wilayah Surabaya Timur

Authors

  • Alifiana Wahyuning Putri Universitas Negeri Surabaya
  • Ima Kurrotun Ainin Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Deteksi dini murid dengan hambatan pendengaran penting untuk dilakukan sejak usia dini karena kondisi ini termasuk hidden disability yang sulit dikenali tanpa instrumen khusus, sementara usia PAUD merupakan periode golden age yang menentukan perkembangan Bahasa dan kognitif murid. Kota Surabaya telah berkomitmen terhadap pendidikan inklusif, namun hingga kini belum tersedia data yang menggambarkan profil indikasi hambatan pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil indikasi murid hambatan pendengaran di Tk wilayah Surabaya Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian meliputi murid usia 4-6 tahun di 5 TK terpilih di wilayah Surabaya Timur, dengan guru kelas sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen indikasi hambatan pendengaran, lalu data dianalisis menggunakann Teknik statistic deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 479 murid, terdapat 1 murid yang terdiagnosis mengalami hambatan pendengaran secara klinis dan menggunakan Alat Bantu Dengar (ABD). Dengan demikian, profil indikasi hambatan pendengaran pada murid TK di wilayah Surabaya Timur tergolong rendah, yaitu sebesar 0,2%. Penelitian selanjtnya disarankan menggunakan cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan tenaga profesiona dalam proses identifikasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-09-01
Abstract views: 5 , PDF Downloads: 3