DESKRIPSI KONSEP DIRI AKADEMIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR BERDASARKAN SUDUT PANDANG KULTURAL

  • SILVI AMALIATUS SHOLIHAH
  • NENI MARIANA

Abstract

Seperti halnya kupu-kupu, peneliti juga bermetamorfosis dengan segala proses untuk menjadi guru yang lebih baik. Melalui reflektif kritis, peneliti menggali identitas kultural peneliti selama menjadi siswa, mahasiswa, dan pendidik yang dapat mempengaruhi pandangannya terhadap pembentukan konsep diri akademik dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Di sisi lain, peneliti juga menggali bagaimana identitas multikultural yang dimiliki oleh siswa mempengaruhi pembentukan konsep diri akademik siswa. Penelitian ini berjenis kualitatif transformatif yang menggunakan metode writing as inquiry dan critical auto|etnography untuk membantu memahami pengalaman peneliti ketika menjadi siswa, mahasiswa, dan pendidik. Postmodern interview digunakan sebagai metode penelitian untuk mengetahui pandangan guru terhadap identitas multikultural siswa. Hasil studi autoetnografi kritis ini menunjukkan peran identitas kultural peneliti sebagai seorang muslim yang bersuku Jawa dapat mempengaruhi persepsi atau konsep diri akademik pada pembelajaran matematika. Dalam sudut pandang Islam, sikap jujur pada pembelajaran matematika membuat peneliti percaya diri ketika menghadapi tes matematika dan remidi. Sedangkan kultur Jawa menerima dengan apa adanya (nrima ing pandum) membuat peneliti ikhlas berapapun nilai matematika yang didapat. Berdasarkan hasil wawancara dan studi literatur, ada dua faktor yang dapat mempengaruhi konsep diri akademik yaitu faktor internal meliputi peran diri, motivasi, dan pengalaman, serta faktor eksternal meliputi nilai budaya, nilai agama, dukungan orang tua, dan cara mengajar guru. Melalui penelitian ini, peneliti dan subyek penelitian dapat mengubah pandangannya bahwa identitas multikultural yang dimiliki oleh siswa berpengaruh terhadap sikap akademis dan kemampuan siswa terhadap matematika. Sehingga, guru perlu mengetahui karakteristik dan kultur yang dimiliki oleh siswa agar siswa tidak merasakan diskriminasi dan dapat memiliki persepsi yang positif terhadap matematika.

Kata Kunci: Critical auto|etnography, identitas multikultural, konsep diri akademik

Published
2020-06-08
Section
Articles
Abstract Views: 31
PDF Downloads: 23