Kerajinan Sarung Tenun Dusun Jambu-Gresik Sebagai Sumber Belajar Berbasis Etnopedagogi di Sekolah Dasar

  • Anisaa' Endah Puji Palupi Universitas Negeri Surabaya
  • Suprayitno Suprayitno

Abstract

Terbatasnya jumlah perajin sarung tenun saat ini dikarenakan tidak banyak generasi muda yang berminat untuk belajar menggunakan ATBM adalah alasan yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan agar sarung tenun yang merupakan warisan budaya dapat tetap lestari, mendiskripsikan muatan materi etnopedagogi yang terkandung dalam sarung tenun, dan mengintegrasikannya kedalam pembelajaran terpadu di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah pemilik rumah industri, perajin sarung tenun, tokoh masyarakat, kabid disbudpar dan kepala sekolah/guru. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, pedoman observasi dan dokumentasi. Untuk tahapan dari analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerajinan sarung tenun dapat digunakan sebagai sumber belajar berbasis etnopedagogi di sekolah dasar karena di dalam sarung tenun terdapat banyak muatan materi misalnya pada pelajaran matematika, IPA, IPS, SBdP, Bahasa Indonesia, agama dan PPKn. Selain itu, penggunaan kerajinan sarung tenun sebagai sumber belajar di sekolah dapat dijadikan sebagai bentuk konservasi terhadap sarung tenun tersebut.

Kata Kunci: sarung tenun, konservasi, sumber belajar, etnopedagogi

Published
2020-08-11
Section
Articles
Abstract Views: 288
PDF Downloads: 480