PERKEMBANGAN NUMERASI SISWA YANG MEMILIKI KETERBATASAN SARANA DI MASA PANDEMI DALAM PROGRAM KMP

  • fifi anandari shofiaji Universitas Negeri Surabaya
  • neni mariana

Abstract

Abstrak

Artikel ini dirancang untuk mendeskripsikan kegiatan numerasi yang diberikan guru di masa pandemic serta mendeskripsikan peran peneliti dalam program KMP dalam perkembangan numerasi siswa keterbatasan sarana. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif berjenis transformatif dari hasil refleksi kritis diri peneliti. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah auto|ethnography  serta menggunakan multi-paradigma dengan mengintegrasikan tiga paradigma yakni Interpretative Paradigm, Critical Paradigm, dan Postmodern Paradigm sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan Criticalauto|ethnography, writing inquiry, postmodern interview. Hasil penelitian ini memaparkan cara guru memberikan kegiatan numerasi kepada siswa dengan menggunakan fiture WhatsApp sebagai cara yang mudah untuk menyampaikan materi pembelajaran, selain itu hasil dari penelitian ini juga menunjukan adanya peningkatan kemampuan numerasi siswa selama program KMP berlangsung ditunjukan dengan peningkatan menganalisa informasi, serta melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan pada soal numerasi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber alternative dalammelakukan kegiatan numerasi selamapembelajaran jarak jauh berlangsung.

Kata Kunci: Numerasi, KMP, Pembelajaran Daring, Keterbatasan Sarana

 

 

Abstract

This paper is designed to describe the numeracy activity given by teachers during the pandemic Covid-19 and to describe the role of researchers’ in the Kampus Mengajar Perintis program in development of numeracy for student with limited facility. This research is a transformative qualitative research. This research comes from the researchers’ self-critical reflection . the method of this research is used auto|ethnography and use multi-paradigm by integrate three paradigm as interpretative paradigm, critical paradigm and postmodern paradigm, while the data collection technique use critical auto|ethnography, writing inquiry, and postmodern interview. The result of this study describe how the teacher provides numeracy activities to student by using WhatsApp feactures as an easy way to convey learning material. Besides that the result of this study also show an increasing students’ numeracy skills on the KMP program by analyzing information, and operate addition and subtraction arithmetic on numeracy problems. This research hope to become an alternative source in carrying out numeracy activity during distance learning.

Keywords: Numeracy, KMP, Online Learnin, Llimited Facilities

Published
2021-06-29
Section
Articles
Abstract Views: 257
PDF Downloads: 628