Eksplorasi Etnomatematika pada Wayang Beber Pacitan sebagai Transformasi Konteks Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar

  • Dabit Gandar Saputra Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Produk budaya banyak menggunakan proses matematika di dalamnya sehingga dapat menjadi konteks pembelajaran matematika di kelas. Etnomatematika merupakan jembatan antara matematika dengan kebudayaan. Adapun Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep matematika SD yang terdapat pada wayang beber Pacitan serta bagaimana tanggapan guru terhadap eksplorasi hasil eskplorasi wayang beber Pacitan sebagai transformasi konteks pembelajaran matematika di SD. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode autoetnografi serta data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika berupa geometri pada ornamen atau gambar wayang beber Pacitan seperti konsep titik, garis lurus, garis spiral, garis zig-zag, garis sejajar, sudut (lancip, siku-siku dan tumpul), bangun datar sederhana berupa segitiga, persegi panjang, jajar genjang, elips dan lingkaran, serta konsep translasi.Melalui penelitian ini dapat mengubah pandangan dari peneliti dan guru di SD yang sebelumnya wayang beber Pacitan dan matematika tidak memiliki keterkaitan, berubah bahwa wayang beber Pacitan dan matematika memiliki kaitan yang erat sehingga dapat dijadikan sebagai transformasi konteks pembelajaran matematika di SD.  

Kata Kunci: Wayang Beber Pacitan, Etnomatematika, Transformasi

  

Abstract

Cultural products use a lot of mathematical processes in them so that they can become a context for learning mathematics in the classroom. Ethnomatematics is a bridge between mathematics and culture. The purpose of this study was to find out the elementary mathematical concepts contained in wayang beber Pacitan and how the teacher's response to the exploration of the results of exploration of wayang beber Pacitan as a transformation of the context of learning mathematics in elementary school. This research method is a qualitative approach with autoethnography methods and data collected through observation techniques, interviews and documentation. The exploration results show that there are mathematical concepts in the form of geometry in Pacitan ornaments or wayang beber drawings such as the concept of points, straight lines, spiral lines, zig-zag lines, parallel lines, angles (sharp, right and obtuse), simple flat shapes in the form of triangles. , rectangles, parallelograms, ellipses and circles, as well as the concept of translation. Through this research it can change the views of researchers and teachers in elementary schools where previously wayang beber Pacitan and mathematics had no connection, changing that wayang beber Pacitan and mathematics have a close relationship so that can be used as a transformation of the context of learning mathematics in elementary school.

Keywords: Wayang Beber Pacitan,  Ethnomathematics,  Transformation

Published
2023-06-21
Section
Articles
Abstract Views: 61
PDF Downloads: 59