Pengembangan media cupoly (cultural Monopoly) edukatif berbasis augmented Reality untuk meningkatkan hasil belajar Ipas siswa kelas iv sd
Abstract
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran CUPOLY (Cultural Monopoly) edukatif berbasis Augmented Reality untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD. Metode yang digunakan yaitu R&D dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respons, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media CUPOLY berbasis Augmented Reality dinyatakan sangat valid dengan persentase validasi ahli media sebesar 92% dan ahli materi sebesar 94%. Media ini juga tergolong sangat praktis dengan persentase respon siswa sebesar 96,48% dan respon guru sebesar 94,54%. Selain itu, media CUPOLY efektif meningkatkan hasil belajar IPAS siswa dengan hasil uji T-Test diperoleh Sig. 0,00 < 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh terhadap perlakuan yang diberikan pada masing-masing variabel. Nilai rata-rata N-gain sebesar 0,68 dengan kategori sedang. dan hasil uji Paired Samples Effect Sizes menunjukkan nilai cohen’s d sebesar 3,423 yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Dengan demikian, media CUPOLY berbasis Augmented Reality layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.
Downloads
Abstract views: 10
,
PDF Downloads: 7

