Pengaruh Model Pembelajaran PDEODE terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Pemantulan Cahaya di Kelas V SDN 1 Dongko Trenggalek
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasian model pembelajaran PDEODE terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi pemantulan cahaya di kelas V SDN 1 Dongko Trenggalek serta mendeskripsikan respon siswa dan faktor pendukung maupun penghambat implementasinya. Penelitian memakai pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Penelitian dilaksanakan pada murid kelas V berjumlah 40 siswa dengan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian mencakup tes pretest dan posttest, kuesioner respon siswa, lembar observasi, serta petunjuk wawancara. Hasil penelitian menyatakan model pembelajaran PDEODE berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan pembelajaran konvensional dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Hasil angket respon siswa menunjukkan rata-rata sebesar 96,25% pada kategori sangat tertarik serta menunjukkan tanggapan positif terhadap pembelajaran karena kegiatan prediksi, diskusi, dan observasi membuat siswa lebih aktif, tertarik, dan mudah memahami materi. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana pembelajaran, partisipasi aktif siswa, serta posisi guru menjadi fasilitator, sedangkan faktor penghambat berupa keterbatasan waktu dan kebutuhan pengelolaan kelas yang lebih intensif. Dengan demikian, model PDEODE efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yessika Maharani, Mulyani, Ricky Setiawan, Ali Fakhrudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 8
,
PDF Downloads: 3

