enanaman Nilai-Nilai Kearifan Lokal melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Tari Gandrung di Sekolah Dasar: Studi Kasus

Authors

  • Alfina Damayanti Universitas Negeri Surabaya
  • Suprayitno Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Perkembangan zaman dan arus globalisasi menyebabkan semakin berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap budaya lokal, sehingga diperlukan upaya untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal sejak dini melalui pendidikan. Sekolah memiliki peran penting dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah kepada peserta didik, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai- nilai kearifan lokal serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Tari Gandrung di SDN 4 Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kepala sekolah, guru wali kelas, peserta didik, dan orang tua sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Tari Gandrung dilaksankaan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Nilai-nilai kearifan lokal yang ditanamkan meluputi kerja sama, gotong royong, kekompakkan, ramah, disiplin, sopan santun, toleransi, tanggung jawab, nilai keindahan, dan nilai religius. Dalam pelaksanaan kegiatan terdapat faktor pendukung, kendala, serta strategi yang dilakukan sekolah untuk mengatasi kendala. Melalui kegitan ekstrakurikuler Tari Gandrung peserta didik tidak hanya mempelajari gerakan tari, tetapi juga memahami makna dan nilai-nilai kearifan lokal yang dapat
dipetik dalam kegiatan ekstrakurikuler Tari Gandrung.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles JPPGSD
Abstract views: 5 , PDF Downloads: 3