Pengelolaan Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas II dalam Mendukung Perilaku Empatik Siswa di Sekolah Dasar
Abstract
Pengelolaan pembelajaran berdiferensiasi perlu dikaji tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga dari kontribusinya terhadap perilaku sosial-emosional siswa. Penelitian terdahulu cenderung menempatkan pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi peningkatan hasil belajar atau partisipasi, sedangkan kajian yang menelaah pengelolaannya dalam mendukung perilaku empatik siswa kelas rendah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan pembelajaran berdiferensiasi di kelas II SDN Tandes Kidul I, menganalisis strategi identifikasi kebutuhan belajar, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat munculnya perilaku empatik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi lapangan pada kelas II yang terdiri atas 28 siswa, dengan satu guru dan tiga siswa sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, pengodean tematik, penyajian data, penarikan simpulan, serta triangulasi. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran dikelola melalui perencanaan kolaboratif, pengelompokan heterogen, penyesuaian tugas, pembiasaan saling membantu, dan evaluasi yang masih terintegrasi. Perilaku empatik yang teramati meliputi kerja sama, membantu teman, menghargai perbedaan kemampuan, dan tidak mengucilkan teman. Penelitian ini tidak menyimpulkan peningkatan empati secara kuantitatif karena belum menggunakan instrumen khusus. Kontribusinya adalah memetakan praktik pembelajaran berdiferensiasi yang mendukung perilaku empatik melalui interaksi belajar inklusif dan kolaboratif.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marsyah Sinta Dewi, Hitta Alfi Muhimmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 5
,
PDF Downloads: 4

