Pengembangan E-Modul Interaktif Bermuatan Kearifan Lokal Kota Surabaya untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Warisan Budaya Kelas V Sekolah Dasar
Abstract
Peserta didik cenderung lebih mengenal budaya luar dibandingkan budaya daerahnya sendiri sehingga pemahaman terhadap warisan budaya Kota Surabaya belum optimal. Selain itu, bahan ajar yang digunakan tidak memuat unsur kearifan lokal. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar kontekstual yang mengintegrasikan teknologi, pengetahuan lokal, dan informasi sejarah dari warisan budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan Pengembangan E-Modul Interaktif Bermuatan Kearifan Lokal Kota Surabaya Untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Warisan Budaya Kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. 28 peserta didik menjadi subjek dalam penelitian. Setelah menggunakan metode pengumpulan data seperti observasi, wawancara, angket, dan tes, dilakukan analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media masing-masing sebesar 95,83% dan 86,11% kategori sangat valid. E-Modul dinilai sangat praktis diperoleh dari respon peserta didik sebesar 85,01% dan 91,67% dari guru. Hasil uji keefektivan menunjukkan nilai N-Gain pada indikator menggali, mengklasifikasikan, dan menceritakan berturut-turut sebesar 0,73 ; 0,72 ; 0,76 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, E-Modul dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai bahan ajar IPAS Kelas V Sekolah Dasar.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nabilla Putri Ramadhanty, Roni Rodiyana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 0

