Pengembangan Media Video Animasi untuk Meningkatkan Pemahaman Anti-Perundungan pada Siswa Sekolah Dasar
Abstract
Perundungan merupakan salah satu permasalahan yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial maupun emosional siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk menanamkan pemahaman mengenai perilaku anti-perundungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media video animasi anti-perundungan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat kevalidan sebesar 81,6% dari ahli materi dan 82% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan memperoleh persentase 90% berdasarkan respons siswa dan 78,4% berdasarkan respons guru dengan kategori praktis hingga sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,70 (kategori tinggi), nilai Sig. (2-tailed) < 0,001, serta nilai Effect Size sebesar 1,750 (kategori sangat besar). Dengan demikian, media video animasi anti-perundungan dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar..
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wiki Regita Cahyani, Vicky Dwi Wicaksono, Hendrik Pandu Paksi, Ari Metalin Ika Puspita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 0

