Pengembangan Media Video Animasi untuk Meningkatkan Pemahaman Anti-Perundungan pada Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Wiki Regita Cahyani Universitas Negeri Surabaya
  • Vicky Dwi Wicaksono Universitas Negeri Surabaya
  • Hendrik Pandu Paksi Universitas Negeri Surabaya
  • Ari Metalin Ika Puspita Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Perundungan merupakan salah satu permasalahan yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial maupun emosional siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk menanamkan pemahaman mengenai perilaku anti-perundungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media video animasi anti-perundungan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat kevalidan sebesar 81,6% dari ahli materi dan 82% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan memperoleh persentase 90% berdasarkan respons siswa dan 78,4% berdasarkan respons guru dengan kategori praktis hingga sangat praktis. Keefektifan media ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,70 (kategori tinggi), nilai Sig. (2-tailed) < 0,001, serta nilai Effect Size sebesar 1,750 (kategori sangat besar). Dengan demikian, media video animasi anti-perundungan dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar..

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles JPPGSD
Abstract views: 2 , PDF Downloads: 0