Analisis Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Siswa melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Teater di Sekolah Dasar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler teater. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk mendeskripsikan pengalaman siswa terkait kemampuan tersebut. Sumber data penelitian terdiri dari siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler teater, pembina teater, dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler teater memiliki kemampuan berpikir kritis dan komunikasi yang baik. Kemampuan berpikir kritis terlihat pada indikator Ennis, yaitu mampu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menarik kesimpulan secara logis, memberikan penjelasan lanjut, serta menentukan strategi dan taktik dengan tepat. Kemampuan komunikasi juga menunjukkan hasil yang baik berdasarkan indikator Joseph DeVito, yaitu keterbukaan dalam penyampaian pendapat, empati, sikap mendukung dalam berinteraksi, sikap positif menerima kritik dan saran, serta kesetaraan dalam menggunakan bahasa yang baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah dalam memperoleh gambaran mengenai kemampuan berpikir kritis dan komunikasi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler teater.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Rizky Wulan Febriyanti, Wahyu Sukartiningsih, Maryam Isnaini Damayanti, Ulhaq Zuhdi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 2

