PROSES BERPIKIR KRITIS SISWA SMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF

  • Vebyka Iwala Awaliya Universitas Negeri Surabaya
  • Masriyah Masriyah Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Proses berpikir kritis merupakan suatu tahapan yang menggunakan keterampilan berpikir untuk membantu seseorang dalam menciptakan, menilai, dan menarik kesimpulan sesuai dengan keyakinan yang dimiliki meliputi empat tahap yaitu pengenalan (Recognition), analisis (Analysis), evaluasi (Evaluation), dan alternatif penyelesaian (Thinking about alternative). Proses berpikir kritis seseorang dapat dilihat melalui kegiatan pemecahan masalah matematika. Ada beberapa aspek yang memengaruhi proses berpikir kritis seseorang diantaranya adalah adanya perbedaan gaya kognitif. Gaya kognititf yang digunakan adalah gaya kognitif reflektif dan impulsif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses berpikir kritis siswa SMA dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari dua orang siswa kelas X yang memiliki gaya kognitif reflektif dan gaya kognitif impulsif dengan kemampuan matematika setara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif reflektif melewati 4 tahap proses dari berpikir kritis yaitu Pengenalan, Analisis, Evaluasi, dan Memikirkan Alternatif Penyelesaian. Soal dipecahkan siswa dengan langkah-langkah yang sistematis, rinci, cermat, dan jelas meskipun waktu yang dibutuhkan cenderung lama. Pada tahap Evaluasi dan Memikirkan Alternatif Penyelesaian, siswa kembali memeriksa jawaban secara teliti dan memikirkan alternatif jawaban yang lain meskipun ketika mencobanya, masih belum sampai pada hasil akhir. Sedangkan siswa bergaya kognitif impulsif hanya melalui 2 proses berpikir kritis, yaitu Pengenalan, dan Analisis. Siswa memecahkan soal dengan langkah-langkah singkat, kurang jelas, tidak beralasan logis, meskipun waktu yang dibutuhkan cenderung cepat. Pada tahap Evaluasi dan Memikirkan alternatif penyelesaian, siswa tidak berpikir untuk memeriksa kembali atau memikirkan cara lain untuk menyelesaikan soal.

Kata Kunci: Proses berpikir kritis, Masalah matematika, Gaya kognitif reflektif dan impulsif.

 

Published
2022-01-14
Abstract View: 90
PDF_70-79 Download: 106