MERENCANAKAN PEMECAHAN MASALAH KONTEKSTUAL: Siswa Laki-Laki vs Siswa Perempuan

  • suki isffi ani Universitas Negeri Surabaya
  • Abdul Haris Rosyidi

Abstract

Tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah mendeskripsikan proses perencanaan pada tahapan pemecahan masalah kontekstual materi lingkaran siswa laki-laki dan siswa perempuan. Subjek dari penelitian ini, tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan kelas IX, dimana masing-masing mewakili satu proses perencanaan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Proses perencanaan dianalisis berdasarkan; alur perencanaan siswa saat kebingungan dalam menggunakan rumus luas atau keliling, perencanaan dalam menentukan diameter atau jari-jari, dan ketepatan siswa dalam semua alur perencanaan. Hasil penelitian ini menunjukkan, baik siswa laki-laki dan siswa perempuan dapat mengidentifikasi informasi akan tetapi siswa perempuan lebih tertib dalam menuliskannya. Pada tahap mengaitkan pengetahuan, keduanya dapat mengaitkan dengan pengetahuan sebelumnya. Tahap menyebutkan konsep, siswa laki-laki dan perempuan memiliki kesamaan dalam memilih konsep yang digunakan. Pada tahap terakhir yaitu membuat rencana, siswa laki-laki cenderung menggunakan bantuan ilustrasi gambar dalam memodelkannya sedangkan siswa perempuan tidak. Pada tahap ini siswa laki-laki dan siswa perempuan sudah dapat mengaitkan dengan koteks meski ada yang salah dalam penyimpulannya. Pada penelitian ini didapatkan bahwa siswa laki-laki dan siswa perempuan masih mengalami kekeliruan dalam mengaitkan hasil perhitungan yang diperoleh dengan koteks nyata.

Kata Kunci: merencanakan, masalah kontekstual, laki-laki, perempuan

Published
2022-01-19
Abstract View: 43
PDF_97-110 Download: 44