PENGARUH PERBANDINGAN KOMPOSISI KITOSAN DAN SILIKA TERHADAP KARAKTERISASI ADSORBEN KITOSA-SILIKA BEAD (EFFECT OF CHITOSAN AND SILICA COMPOSITION TO CHARACTERIZATION OF CHITOSAN-SILICA BEAD ADSORBENT)

  • DEWI INDRAWATI Jurusan Kimia FMIPA-Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak. Telah dilakukan pembuatan adsorben kitosan-silika bead dengan variasi perbandingan komposisi
(b/b) antara kitosan dan silika yaitu 1:2 dan 2:1. Beberapa karakterisasi adsorben kitosan-silika bead yang
dianalisis yaitu karakteristik fisik dan kimia yang meliputi rerata jari-jari pori, uji kestabilan terhadap asam
dan identifikasi gugus fungsional melalui spekrofotometri FTIR. Hasil penelitian menunjukkan karakterisasi
fisik adsorben kitosan-silika bead 1:2 dan 2:1 memiliki rerata jari-jari pori sebesar 258,3280Å dan
157,7180Å. Karakteristik kimia adsorben kitosan-silika bead 1:2 dan 2:1 memiliki sifat kestabilan terhadap
asam selama 24 jam pada pH 4-6 dan pH 5-6. Identifikasi gugus fungsional adsorben komposisi 1:2 sebelum
penambahan glutaraldehid terdapat gugus fungsional −NH pada bilangan gelombang 3840,59 cm-1, namun
setelah penambahan glutaraldehid tidak ditemukan gugus fungsional −NH yang diperkuat dengan
pergeseran bilangan gelombang 3443,24 cm-1 menjadi 3428,44 cm-1 pada gugus fungsioanl O−H. Hal ini
karena −NH pada kitosan telah terselubungi oleh O−H dari silika dan glutaraldehid. Perbandingan
komposisi 2:1 menunjukkan adanya interaksi antara –NH dengan glutaraldehid yang terbukti pada bilangan
gelombang 1380,26 cm-1 yang merupakan gugus fungsional N=CH, dan diperkuat dengan terjadinya
pergeseran bilangan gelombang 1648,98 cm-1 menjadi 1653,91 cm-1 yang merupakan vibrasi tekuk −NH.
Kata Kunci: Adsorben, kitosan-silika bead
Abstract. A study of making chitosan-silica bead adsorbent with variation composition (w/w) between
chitosan and silica were 1:2 and 2:1. Characterized of physical and chemical include average pore radius,
stability to acid and identification of functional groups by Infrared FTIR spekrofotometry. The result
showed that physical characterization of chitosan-silica bead adsorbent 1:2 and 2:1 have average pore
radius was 258.3280Å and 157.7180Å. Chemical characterization of chitosan-silica bead adsorbent 1:2 and
2:1 has the stability to acid during 24 hours at pH 4-6 and pH 5-6. The identification of functional groups
adsorbent composition 1:2 before addition of glutaraldehyde still contained functional group −NH in
3840.59 cm-1, but after addition glutaraldehyde functional groups −NH not found, reinforced with shifting
wave numbers 3443.24 cm-1 to be 3428.44 cm-1 which was a functional group O−H. Becaused −NH from
chitosan was covered by O−H from silica and glutaraldehyde. The comparison of composition 2:1 the
existence of interaction between −NH with glutaraldehyde was proved on number waves of 1380.26 cm-1
which was the functional group N=CH, and reinforced with shift of wave number 1648.98 cm-1 to be 1653.91
cm-1 which was a vibration −NH.
Keywords: Adsorbent, chitosan-silica bead adsorbent.
Published
2013-01-31
Section
Articles
Abstract View: 4
PDF 8-13 Download: 9