UJI AKTIVITAS BAKTERI KITINOLITIK DARI TAMBAK UDANG DI LAMONGAN DAN SIDOARJO (ACTIVITY ASSAY of CHITINOLYTIC BACTERIA from SHRIMP PONDS in LAMONGAN and SIDOARJO)

  • FAUZIAH Jurusan Kimia FMIPA Unesa

Abstract

Abstrak. Bakteri kitinolitik telah berhasil diisolasi dari tambak udang di Lamongan dan Sidoarjo dengan
menggunakan media yang mengandung 0.3% kitin koloidal. Diperoleh 54 isolat dari Lamongan yang diberi kode LA 1
sampai LA 54 dan 78 isolat dari Sidoarjo yang diberi kode SDA 1 sampai SDA 78. 36 isolat dari Lamongan dan 67
isolat dari Sidoarjo menunjukkan aktivitas kitinase. Uji aktivitas kitinase secara kualitatif ditentukan berdasarkan zona
bening yang ditunjukkan disekitar koloni. Uji aktivitas kitinase secara kuantitatif ditentukan berdasarkan Nasetilglukosamin
yang dilepaskan menggunakan metode Monreal and Reese. Aktivitas kitinase tertinggi ditunjukkan
oleh isolat LA 21 dan LA 41 masing-masing sebesar 0.731 dan 0.615 U/mL.
Kata Kunci: bakteri kitinolitik, kitin koloidal, zona bening.
Abstract. Chitinolytic bacteria had been isolated from shrimp pond in Lamongan and Sidoarjo by using media with
containing 0.3% chitin colloidal. Produced 54 isolates from Lamongan labelled LA 1 until LA 54 and 78 isolates from
Sidoarjo labelled SDA 1 until SDA 78. 36 isolates from Lamongan and 67 isolates from Sidoarjo showed chitinase
activity. Qualitatively assay of chitinase activity determined by clear zone around the colony. By using the method of
Monreal and Reese, quantitative assay of chitinase activity can be determined by the release of N-acetylglucosamine.
The highest chitinase activity was shown by LA 21 dan LA 41 isolates are 0.731 and 0.615 U/mL respectively.
Keywords: chitinolytic bacteria, colloidal chitin, clear zone.
Published
2013-01-31
Section
Articles
Abstract View: 3
PDF 36-39 Download: 17