PEMURNIAN dan KARAKTERISASI BIODIESEL dari MINYAK BIJI KELOR (Moringa oleifera) dengan MENGGUNAKAN ADSORBEN BENTONIT (PURIFICATION and CHARACTERIZATION OF BIODIESEL from KELOR SEED OIL (Moringa oleifera) with ADSORBENT BENTONITE)

  • FRITA Destri DESTRI N Jurusan Kimia FMIPA Unesa
  • Harun Nasrudin Jurusan Kimia FMIPA Unesa

Abstract

Abstrak: Biodiesel dari minyak biji kelor dapat diperoleh melalui reaksi esterifikasi dan transesterifikasi. Reaksi transesterifikasi menghasilkan biodiesel kotor yang mengandung metil ester, gliserol dan pengotor lain berupa sisa reaktan dan katalis yang akan mempengaruhi kualitas dari biodiesel sehingga harus dihilangkan dari produk. Tujuan penelitian ini adalah menyiapkan biodiesel dari minyak biji kelor, dan mempelajari pengaruh metode dry washing menggunakan adsorben bentonit. Metode dry washing diterapkan untuk mendapatkan biodiesel dengan kandungan metil ester dengan kualitas yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kondisi optimum didapatkan pada waktu interaksi antar biodiesel dengan adsorben selama 3 jam dengan karakteristik flash point 185 oC; pour point -4 oC; indeks setana 54,3 dan viskositas 4,17cSt. Dengan demikian karakteristik biodiesel tersebut telah sesuai dengan standar SNI dan dibandingkan dengan penelitian pemurnian biodiesel menggunakan air hasil karakteristik biodiesel yang diperoleh lebih baik. Untuk selanjutnya perlu dilakukan penelitian dengan waktu interaksi lebih dari 3 jam untuk mendapatkan waktu interaksi optimum.
Kata kunci: Biodiesel, Minyak biji kelor, bentonit, Dry washing
Abstract: Biodiesel from moringa seed oil can be obtained through esterification and transesterification reactions. Transesterification reaction produces biodiesel gross containing methyl ester, glycerol, and other impurities such as residual reactants and catalysts that will affect the quality of biodiesel and should be removed from the product. The purpose of this study is to prepare biodiesel from kelor seed oil, and studied the effect of dry washing method using bentonite adsorbents. Dry washing method is applied to obtain the content of methyl ester biodiesel with good quality. The results showed that the optimum conditions obtained at the time of the interaction between biodiesel with adsorbent for 3 hours with the characteristics of flash point of 185 ° C; pour point of -4 ° C; cetane index of 54.3 and a viscosity of 4.17 cSt. Thus the characteristics of biodiesel has been in accordance with ISO standards and compared to biodiesel using water purification research results obtained biodiesel characteristics better. To further research needs to be done for the
Keywords: Biodiesel, kelor seed oil, bentonite, Dry washing.
Published
2013-01-31
Section
Articles
Abstract View: 6
PDF 47-53 Download: 26