PENGARUH VARIASI KONSENTRASI TWEEN 80 TERHADAP ENKAPSULASI GLIBENKLAMID MENGGUNAKAN ALGINAT-KITOSAN

  • Al Mar’atus Sholikhah Universitas Negeri Surabaya
  • Sari Edi Cahyaningrum Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak. Salah satu cara untuk mengontrol pelepasan zat aktif glibenklamid adalah dengan melakukan proses enkapsulasi menggunakan paduan polimer alginat-kitosan melalui metode gelasi ionotorpik dengan ditambahkan surfaktan Tween 80 dan ion divalen Ca2+ sebagai agen pengikat silang matriks. Hasil uji efisiensi enkapsulasi menunjukkan bahwa penggunaan Tween 80 dengan konsentrasi 4% dapat menghasilkan nilai efisiensi enkapsulasi tertinggi yaitu sebesar 65,2568%. Adanya kemiripan spektra FT- IR antara alginat, kitosan, glibenklamid murni dan glibenklamid terenkapsulasi alginat-kitosan-Tween 80 4% menunjukkan bahwa glibenklamid hanya terperangkap secara fisik dalam matriks alginat-kitosan  serta munculnya puncak 1419 cm-1 menunjukkan bahwa terbentuk kompleks polielektrolit garam karboksilat melalui interaksi elektrostatis antara gugus fungsi  –NH2 dari kitosan dengan gugus fungsi -COO dari alginat  yang diikat silang oleh  ion divalent Ca2+.

 

Kata Kunci: Glibenklamid, Enkapsulasi, Polielektrolit, Matriks

 

Abstract. One way to control the release of the active ingredient of glibenclamide is to carry out the process of encapsulation using Alginate-Chitosan polymer alloys through the ionotropic gelation method with the addition of Tween 80 surfactant and Ca2+ divalent ion as a matrix crosslinking agent. The results of the encapsulation efficiency test indicated that the use of Tween 80 with a concentration of 4% can produce the highest value of the encapsulation efficiency of 65.568. The similarity of FT-IR spectra between Alginate, Chitosan, pure glibenclamide and glibenclamide-encapsulated 4% Alginate-Chitosan- Tween 80 indicated that glibenclamide is only trapped physically in the Alginate-Chitosan matrix and the appearance a peak of 1419 cm-1 indicated that a polyelectrolyticitic complex of carboxylic salt was formed from an electrostatic interaction between the -NH2 group function of chitosan and the -COO group function of alginate which cross link with divalent ion Ca2+.

 

Keywords: Glibenclamide, Encapsulation, Polyelectrolytes, Matrix

Published
2020-07-02
Section
Articles
Abstract View: 165
PDF Download: 253