Tingkat Kesukaan dan Kandungan Gizi Sumpia dengan Substitusi Tepung Kedelai (Glycine max (l.) Merill) dan Tepung Tempe pada Kulit Sumpia Udang Sebagai Selingan Alternatif Pencegahan Kurang Energi Protein (KEP)
Kata Kunci:
tepung kedelai, tepung tempe, sumpia, tingkat kesukaan, gizi makro, KEPAbstrak
Kekurangan Energi Protein (KEP) merupakan kekurangan zat gizi makro energi dan protein yang berlasung dalam kurun waktu yang lama. Untuk mengatasi KEP perlu dilakukan perbaikan kebiasaan makan masyarakat dengan cara substitusi makanan dengan bahan pangan yang mudah didapat dan kaya kandungan protein. Sumpia udang dengan substitusi tepung kedelai dan tepung tempe dapat menjadi selingan alternatif yang tinggi kandungan protein untuk pencegahan terjadinya KEP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kedelai dan tepung tempe terhadap tingkat kesukaan dan kandungan gizi (energi, protein) sebagai selingan alternatif pencegahan KEP pada ibu hamil. penelitian ini merupakan eksperimental murni menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua kali dua dengan presentase perlakuan substitusi tepung kedelai 10%, dan 30%, dan tepung tempe 10%, dan 20%. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik uji non-parametrik Friedman dengan uji lanjut Wilcoxon pada tingkat kepercayaan 95% (p-value < 0,05). Pengambilan data dilakukan dengan uji sensori berdasarkan tingkat kesukaan pada 50 panelis tak-terlatih. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumpia substitusi tepung kedelai dan tepung tempe berpengaruh terhadap tingkat kesukaan aroma (p=0,001), tekstur(p=0,000), dan rasa(p=0,008), tetapi tidak mempengaruhi tingkat kesukaan warna (p=0,680). Sumpia (substitusi tepung kedelai 30% dan tepung tempe 10%) merupakan sumpia yang paling disukai panelis dan kandungan gizi terbaik dengan kandungan energi sebesar 358,50kkal, protein 13,11g.Unduhan
Data unduhan belum tersedia.
Unduhan
Diterbitkan
2023-03-20
Cara Mengutip
adriansyah, isnu (2023) “Tingkat Kesukaan dan Kandungan Gizi Sumpia dengan Substitusi Tepung Kedelai (Glycine max (l.) Merill) dan Tepung Tempe pada Kulit Sumpia Udang Sebagai Selingan Alternatif Pencegahan Kurang Energi Protein (KEP)”, Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 3(1), hlm. 223–229. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/GIZIUNESA/article/view/50400 (Diakses: 13 Maret 2026).
Terbitan
Bagian
Artikel
Abstract views: 325
,
PDF Downloads: 462