Daya Terima dan Kandungan Gizi Soft Cookies yang Disubstitusi Tepung Mocaf dengan Penambahan Daun Kelor sebagai Alternatif Camilan untuk Remaja Putri Anemia
Kata Kunci:
remaja putri, soft cookies, mocaf, kelorAbstrak
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 angka kejadian anemia pada remaja usia 15-24 tahun yaitu sebanyak 32,0% dan paling banyak dialami pada perempuan dibandingkan laki-laki. Remaja putri (12-19 tahun) membutuhkan tambahan asupan zat gizi yang dapat membantu meningkatkan produksi hemoglobin agar terhindar dari anemia. Salah satu upaya adalah pembuatan produk fungsional yang tinggi zat besi, seperti soft cookies yang menggunakan tepung mocaf dan daun kelor. Penelitian ini merupakan penelitian Ekperimental Murni dengan desain Rancangan Acak Lengkap. Teknik pengambilan data uji sensori dilakukan terhadap 30 panelis pada 6 formulasi yang dikembangkan yakni M1K1 (50% tepung mocaf + 10 g daun kelor), M1K2 (50% tepung mocaf + 20 g daun kelor), M1K3 (50% tepung mocaf + 30 g daun kelor), M2K1 (75% tepung mocaf + 10 g daun kelor), M2K2 (75% tepung mocaf + 20 g daun kelor), dan M2K3 (75% tepung mocaf + 30 g daun kelor) kemudian dianalisis menggunakan uji kruskal wallis dan uji mann-whitney sebagai uji lanjutan. Hasil penelitian dari keenam formulasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh substitusi tepung mocaf dengan penambahan daun kelor terhadap daya terima aroma dan rasa (p<0.05), namun tidak terdapat pengaruh substitusi tepung mocaf dengan penambahan daun kelor terhadap daya terima warna dan tekstur (p>0.05), serta produk terbaik ditujukkan pada M1K1. Hasil uji kandungan gizi soft cookies yang substitusi tepung mocaf dengan penambahan daun kelor terbaik atau formula M1K1, berdasarkan pengujian laboratorium menghasilkan kontribusi asupan terhadap Angka Kecukupan Gizi (AKG) remaja putri sebesar 5,52 mg (36,8%) untuk zat besi dan 3,21 mg (4,3-4,8%) untuk vitamin C.
Unduhan
Referensi
Ajriya, F.M. (2018) ‘Soft Cookies Labu Kuning Sebagai Snack Oleh-Oleh Khas Banyuwangi , Jawa Timur’, Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 16(1), Pp. 1–10.
Amalia, A. And Tjiptaningrum, A. (2016) ‘Diagnosis Dan Tatalaksana Anemia Defisiensi Besi Diagnosis And Management Of Iron Deficiency Anemia’, Majority, 5, Pp. 166–169.
Ameliya, R. And Nazaruddin, D.H. (2018) ‘[ The Effect Of Boiling Time On Vitamin C , Antioxidant Activity And Sensory Properties Of Singapore Cherry ( Muntingia Calabura L .) Syrup ]’, 4(1).
Ardianti, D.Y. Et Al. (2019) ‘Pembuatan Cookies Substitusi Tepung Talas (Colocasia Esculenta (L) Schot) Dan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk)’, Food Technology And Halal Science Journal, 2(1), P. 167. Available At: Https://Doi.Org/10.22219/Fths.V2i1.12973.
Aryani, K. Et Al. (2023) ‘Kualitas Soft Cookies Berbahan Gula Aren Lokal Quality Soft Cookies Made From Local Palm Sugar’, Jurnal Pariwisata Dan Bisnis), 02(5), Pp. 1254–1264. Available At: Https://Doi.Org/10.22334/Paris.V2i5.
Augustyn, G.H. Et Al. (2017) ‘Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Karakteristik Organoleptik Dan Kimia Biskuit Mocaf (Modified Cassava Flour)’, Agritekno, Jurnal Teknologi Pertanian, 6(2), Pp. 52–58. Available At: Https://Doi.Org/10.30598/Jagritekno.2017.6.2.52.
Bpom (2022) ‘Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pengawasan Klaim Pada Label Dan Iklan Pangan Olahan’, Peraturan Bpom, 11, Pp. 1–16.
Chintiabadi, D. (2015) ‘Hubungan Asupan Zat Besi Dan Vitamin C Dengan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Klinik Usodo Colomadu Karanganyar’, Ekp, 13(3), Pp. 1576–1580.
Dewi, N.P.S.K. Et Al. (2023) ‘Karakteristik Tepung Daun Kelor Berdasarkan Perbedaan Suhu Dan Lama Blansing’, Media Ilmiah Teknologi Pangan, 10(2), Pp. 59–67.
Dwijayanti, I. Et Al. (2021) ‘Hubungan Pola Konsumsi Camilan Dan Status Gizi Pada’, (September 2015).
Fitriany, J. And Saputri, A.I. (2018) ‘Anemia Defisiensi Besi’, Averrous: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 4(2), P. 1. Available At: Https://Doi.Org/10.29103/Averrous.V4i2.1033.
Fransiska, P.W.M. Et Al. (2019) ‘Studi Eksperimen Tepung Mocaf(Modified Cassava Flour) Menjadi Brownies Kukus’, Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 10(1), P. 11. Available At: Https://Doi.Org/10.23887/Jjpkk.V10i1.22116.
Hamzah, H. And Yusuf, N.R. (2019) ‘Analisis Kandungan Zat Besi ( Fe ) Pada Daun Kelor ( Moringa Oleifera Lam ) Yang Tumbuh Dengan Ketinggian Berbeda Analysis Of Ferrum Content ( Fe ) In The Kelor Leaves ( Moringa Oleifera Lam ) With The Height Growing Areas In Baubau A B C’, 6(2), Pp. 88–93.
Kurniati, I. (2020) ‘Anemia Defisiensi Zat Besi ( Fe )’, Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 4(1), Pp. 18–33.
Liman, L.S. And Sudiarta, I.N. (2023) ‘Pengaruh Jenis Gula Terhadap Hasil Pembuatan Cookies’, Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Bisnis, 2(5), Pp. 1294–1301. Available At: Https://Doi.Org/10.22334/Paris.V2i5.440.
Oktafiani, L.D.A. And Aprilia, S. (2023) ‘Analisis Kandungan Zat Besi Dan Daya Terima Almond Crispy Dengan Variasi Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera)’, Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 7(2), P. 229. Available At: Https://Doi.Org/10.20884/1.Jgipas.2023.7.2.9009.
Putra, M.A.A.M. Et Al. (2024) ‘Pembuatan Soft Cookies Dengan Penambahan Puree Mbothe (Xanthosoma Sagittifolium L)’, Journal Of Creative Student Research (Jcsr), 2(3), Pp. 31–39. Available At: Https://Doi.Org/10.55606/Jcsrpolitama.V2i3.3796.
Putri, R.D. Et Al. (2017) ‘Hubungan Pengetahuan Gizi, Pola Makan Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri’, Jurnal Kesehatan, Viii(3), Pp. 400–405.
Rahmawati, P.S. And Adi, A.C. (2016) ‘Daya Terima Dan Zat Gizi Permen Jeli Dengan Penambahan Bubuk Daun Kelor (Moringa Oleifera)’.
Renna Arini, H.O. (2021) ‘Kajian Pembuatan Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor Dan Biji Wijen Untuk Mencegah Anemia’, 1(3).
Rizki, R. Et Al. (2023) ‘Perbandingan Kadar Hemoglobin Pada Anak Stunting Dan Non Stunting’, Indonesian Journal Of Health, 1(03), Pp. 150–155. Available At: Https://Doi.Org/10.33368/Inajoh.V1i03.63.
Rosmainar, L. Et Al. (2018) ‘Penentuan Kadar Vitamin C Beberapa Jenis Cabai ( Capsicum Sp. ) Dengan Spektrofotometri Uv-Vis’, 3(1), Pp. 1–5.
Setyaningsih, R.I. Et Al. (2018) ‘Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, Vitamin C, Fitat, Dan Tanin Terhadap Kadar Hemoglobin Calon Pendonor Darah Laki-Laki (Studi Di Unit Donor Darah Pmi Kota Semarang)’, 6(4), Pp. 238–246.
Susiloningtyas, I. (2012) ‘Pemberian Zat Besi (Fe) Dalam Kehamilan Oleh : Is Susiloningtyas’, Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50, P. 128.
Thobagus Muhammad Nu’man, A.B. (2021) ‘Tingkat Kesukaan Dan Nilai Gizi Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Katuk Dan Tepung Daun Kelor Untuk Ibu Menyusui’, 15(02).
Wardani, R. Et Al. (2023) ‘Pengaruh Subtitusi Tepung Gembili ( Dioscorea Esculenta ) Terhadap Karakteristik Cookies’, Jurnal Teknologi Pangan, 5(1), Pp. 8–14.
Yanti, S.F. And Verawati, B. (2022) ‘Pembuatan Cookies Berbahan Dasar Tepung Pisang Raja ( Musa Paradisiaca L .) Dengan Penambahan Tepung Pegagan ( Centella Asiatica ) Sebagai Cemilan Sehat’, 3, Pp. 162–167.
Yashinta, M.R. And Handayani, C.B. (2021) ‘Karakteristik Kimia , Fisik Dan Organoleptik Cookies Tepung Mocaf Dengan Variasi Jenis Dan Konsentrasi Lemak [ Chemical , Physic And Organoleptic Characters Of Mocaf Flour Cookies With Variations And Type Of Fat ]’, 1(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 298
,
PDF Downloads: 305