Penerimaan Dan Kandungan Gizi Formula Enteral Berbasis Tepung Tempe Dan Tepung Kacang Merah Untuk Balita Gizi Buruk

Penulis

  • Fila Rachmad Ramadan Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Farida Nur Isnaeni Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Angelina Agustin Ika Nur Aini Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kata Kunci:

formula enteral, gizi buruk, tepung tempe, tepung kacang merah

Abstrak

Latar Belakang: Gizi buruk pada balita masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia dengan prevalensi nasional sebesar 6,2% dan di Kota Surakarta sebesar 6,5%, yang berdampak pada kebutuhan tinggi energi dan protein pada fase rehabilitasi. Formula enteral komersial umumnya memiliki harga relatif mahal sehingga diperlukan alternatif berbasis pangan lokal yang terjangkau dan bernilai gizi tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan gizi, karakteristik fisik, dan daya terima formula enteral berbasis tepung tempe dan tepung kacang merah. Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan dua formulasi, yaitu F1 (tepung tempe 40% dan susu full cream 60%) dan F2 (tepung tempe 60%, dan susu full cream 40%) dengan tepung kacang merah masing-masing 10 g. Analisis meliputi kandungan gizi, osmolalitas, viskositas, daya alir, kadar air, warna, serta uji organoleptik terhadap 15 panelis. Data dianalisis menggunakan uji Independent t-test dan Wilcoxon. Hasil: Kandungan energi formula berada pada rentang 237,8–247 kkal, osmolalitas 673–735 mOsmol/kg, viskositas 138,5–296,9 cP, kadar air 4,25–4,99%, serta laju daya alir berada pada rentang 0,09–1,6 ml/detik. Harga formula F2 yaitu Rp 5.386 dan formula F1 yaitu Rp 5.689. Uji organoleptik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara F1 dan F2 (p>0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji fisikokimia yang dilakukan, F2 memiliki karakteristik fisikokimia (densitas zat gizi, osmolalitas, viskositas, dan daya alir) yang paling sesuai dengan kriteria makanan enteral sehingga berpotensi menjadi alternatif formula enteral.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Doloksaribu, B., Nainggolan, E. S., & Siahaan, G. (2023). The Effect of Red Bean Cookies’ Admi nistration the Blood Calcium and Zinc Levels of Stunting Children. Azerbaijan Medical Journal, 63(03), 8493–8503.

Ekawati, D. R., Kristianto, Y., & Sulistyowati, E. (2024). Pengembangan Formula Enteral F100 Untuk Balita Gizi Buruk Fase Transisi Dan Rehabilitasi Menggunakan Tempe. JGMI : The Journal of Indonesian Community Nutrition, 13(1), 54–66.

Faidah, F. H., Moviana, Y., Isdiany, N., Surmita, & Hartini, P. W. (2019). Formulasi Makanan Enteral Berbasis Tepung Tempe. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung, 11(2), 67–74.

Henriques GS, M. L. de O., Generoso S de V, G. E., & AK., J. (2017). Osmolality and pH in handmade enteral diets used in domiciliary enteral nutritional therapy. Food Sci Technol.

Ilminawati, R., Permanisuci, P. I., & Harti, L. B. (2024). Formulasi Formula Enteral Blenderized Non Milk Based. Journal of Nutrition College, 13(4), 304–310.

Islam, M. M., Huq, S., Hossain, M. I., Ahmed, A. M. S., Ashworth, A., Mollah, M. A. H., & Ahmed, T. (2020). Efficacy of F-100, diluted F-100, and infant formula as rehabilitation diet for infants aged < 6 months with severe acute malnutrition: a randomized clinical trial. European Journal of Nutrition, 59(5), 2183–2193.

Justisia, S. R., Widya Areta H., & Adi, A. C. (2016). Peningkatan Daya Terima dan Kadar Protein Nugget Substitusi Ikan Lele dan Kacang Merah. Media Gizi Indonesia, 11(1), 106–112.

Kartini, T. D., Nadimin, & A. (2019). Daya Terima Dan Uji Kadar Protein Pada Es Krim Dengan Penambahan Tepung Tempe. 26, 94–104.

Kementrian Kesehatan RI. (2020). Buku Saku Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita di Layanan Rawat Jalan: Bagi Tenaga Kesehatan.

Kementrian Kesehatan RI. (2024). Status Gizi SSGI Tahun 2024.

Kholidah, D., Prawirohartono, E. P., & Nisa, F. Z. (2013). Pemberian makanan F100 dengan bahan substitusi tepung tempe terhadap status protein pasien anak dengan gizi kurang. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 10(2), 92.

Masturina ML, Salam A, Indriasari R, Thaha AR, J. N. (2023). Gambaran karakteristik keluarga dan status gizi balita. Community Res Epidemiol J.

oolNational, A. D. A., Dysphagia Diet Task Force, A. D., & Association. (2002). Viscosity level for oral and enteral feedings. In: National dysphagia diet:Standardization for optimal care. Chicago: American Dietetic Association;

Parrish, C. R., & McCray, S. (2003). Enteral feeding: Dispelling myths. Practical Gastroenterology, 27(9), 33–50.

Perwita, E. S., Suhartiningsih, Pangesthi, L. T., & Anna, C. (2021). Proporsi Tepung Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) dan Bubuk Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Sifat Organoleptik Snack Bar Labu Kuning. Jurnal Tata Boga, 10(2), 303–313. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-boga/

Pratiwi, Y. F., Sulchan, M., Afifah, D. N., & Rauf, R. (2021). Amino Acids in Enteral Formula Based on Local Fermented food for Children with Protein Energy Malnutrition. Potravinarstvo Slovak Journal of Food Sciences, 15(October 2020), 254–261.

Putri, A., & Kalsi, E. (2017). Pengaruh Suhu Terhadap Viskositas Minyak Goreng. Prosiding Seminar Nasional Mipa, 464–469.

Rosmiati, I. (2023). Jurnal Rekayasa, Teknologi Proses Dan Sains Kimia Pengaruh Penambahan Air Delusi Terhadap Pengenceran Dan Penyaringan Minyak Pada Vibro Separator Di Pt Xyx. Jurnal Rekayasa, Teknologi Proses Dan Sains Kimia, 9211, 1–8.

Rumida, R., Bakara, T. L., Manalu, M., & Siahaan, G. (2023). The Effect of Addition of Various Food Ingredients on Acceptance and Protein Content of Cookies as PMT for Stunting Toddlers. Amerta Nutrition, 7(3), 434–441.

Savino. (2018). Knowledge of Constituent Ingredients in Enteral Nutrition Formulas Can Make a Difference in Patient Response to Enteral Feeding. Nutr Clin Pract.

Yudiyanti, I., Ronitawati, P., Sa’Pang, M., & Widayati, R. S. (2023). Analisis kandungan energi dan zat gizi makro pada formula enteral non susu berbasis kacang merah (Phaseolus vulgaris) untuk pasien diabetes mellitus tipe II. Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(1), 209.

Zadak Z, K.-S. L. (2009). Basics in clinical nutrition: Commercially prepared formulas.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Rachmad Ramadan, F., Nur Isnaeni, F. dan Agustin Ika Nur Aini, A. (2026) “Penerimaan Dan Kandungan Gizi Formula Enteral Berbasis Tepung Tempe Dan Tepung Kacang Merah Untuk Balita Gizi Buruk”, Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 5(3), hlm. 123–131. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/GIZIUNESA/article/view/73369 (Diakses: 5 Mei 2026).

Terbitan

Bagian

Artikel
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0