Hubungan Pengetahuan Ibu, Durasi Screentime, Dan Durasi Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Balita 24-59 Bulan Di Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur

Penulis

  • Previa Ramadhani Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

aktivitas fisik, pengetahuan ibu, Balita, Status Gizi

Abstrak

Latar Belakang: Sebuah indikator penting untuk memecahkan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak adalah status gizi balita. Rendahnya aktivitas fisik diduga berkontribusi terhadap stunting, wasting, underweight, dan overweight pada balita . Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu terkait durasi screentime dan aktivitas fisik dengan status gizi balita usia 24–59 bulan di Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk Metode: Desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakan metode purposive sampling yang digunakan untuk memilih 108 ibu dengan balita berusia antara 24 dan 59 bulan untuk penelitian ini. kuisioner Early Years Physical Activity Questionnaire (EY-PAQ) untuk durasi aktivitas fisik, kuisioner pengetahuan ibu, dan kuisioner screentime. Status gizi diukur berdasarkan indeks antropometri sesuai standar WHO, dan analisis bivariat menggunakan uji rank Spearman. Hasil: penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p=0,670), durasi screentime dengan status gizi balita (p=0,649), serta durasi aktivitas fisik dengan status gizi balita (p=0,286).  Kesimpulan: Kesimpulannya meskipun tidak ditemukan hubungan yang signifikan secara statistik, pengawasan orang tua terhadap durasi paparan layar sangat penting untuk kesehatan guna mendukung tumbuh kembang anak yang optimal dan status gizi balita.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adhitama, A. M., Mukhtar, D., Sachrowardi, Q., & Astiwara, E. M. Hubungan Aktivitas Fisik dan Durasi Tidur terhadap Kejadian Obesitas pada Anak Balita di Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam The Relationship Between Physical Activity and Sleep Duration on The Incidence of Obesity in Children under Five in Central Jakarta.

Agnaty, R. A., & Effendi, L. (2025). Determinants of healthy eating behavior based on Social Cognitive Theory: A literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 112–120.

Antoranz, Y., Ruiz-Freire, M., & Tejero-González, C. M. (2025). Physical activity and the optimization of bone mineral density in adolescents: A systematic review. Physiologia, 5(4), 51. https://doi.org/10.3390/physiologia5040051

Arianti, C. D., & Afifah, C. A. N. (2025). Hubungan Pola Asuh Ibu, Tingkat Kecukupan Energi Dan Protein, Serta Durasi Screen Time Balita Dengan Status Gizi Balita Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Putat Jaya Kota Surabaya. Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 5(1), 16-27.

Arifah, D. F., Rahmawati, I., & Sari, M. (2024). The effect of Social Cognitive Theory-based nutrition education on maternal knowledge and behavioral determinants. Aceh Nutrition Journal, 9(2), 85–94.

American Academy Pediatrics. Children, Adolescents, and Television. PEDIATRICS (107):2001; 423-426.

Buanasita, A. (2022). Buku Ajar Gizi Olahraga, Aktivitas Fisik dan Kebugaran. Penerbit NEM.

Canadian Physical Activity Guidelines (2017). The Gold Standard in Exercise Science and Personal Training.

Collings, P. J., Brage, S., & Bingham, D. D. (2017). Physical activity, sedentary time, and fatness in a biethnic sample of young children. American Journal of Clinical Nutrition.

Grady, A., Lorch, R., Giles, L., & Lamont, H. (2025). The impact of early childhood education and care- based interventions on child physical activity, anthropometrics, fundamental movement skills, cognitive functioning, and wellbeing. Obesity Reviews.

Kemenkes RI. (2019). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Paramita, I. S., Atasasih, H., & Rahayu, D. (2024). Penilaian status gizi antropometri pada balita.

Paruthi S, Brooks LJ, D'Ambrosio C, Hall WA, Kotagal S, Lloyd RM, Malow BA, Maski K, Nichols C, Quan SF, Rosen CL, Troester MM, Wise MS. Recommended amount of sleep for pediatric populations: a consensus statement of the American Academy of Sleep Medicine. Journal of Clinical Sleep Medicine. 2016 Jun 15;12(06):785– 786.

Pertiwi¹, d. R. C., wittiarika, i. D., & atika, w. A. (2020). Faktor yang berhubungan dengan status gizi pada anak pra-sekolah factors related to nutritional status in pre-school children.

Pramesthi, Z. L., Umijati, S., & Yulianti, E. (2023). Pengetahuan Ibu Berhubungan dengan Status Gizi Anak Berdasarkan Indeks BB/TB. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 77-82.

Putri, M., & Humayrah, W. (2024). Tingginya durasi screen time berhubungan dengan pola konsumsi dan perilaku makan

Rahmawati, W., van der Pligt, P., & Willcox, J. C. (2021). Sources of nutrition information for Indonesian women during pregnancy: how is information sought and provided? Public Health Nutrition.

Robinson, T. N. (2017). "Reducing children's screen time to prevent obesity: A review of intervention studies." JAMA Pediatrics, 171(7), 643-650.

Rodríguez-Gómez, I., Esteban-Cornejo, I., Cadenas-Sanchez, C., & Ortega, F. B. (2021). Screen time and bone status in children and adolescents: A systematic review. Frontiers in Pediatrics, 9, 675214. https://doi.org/10.3389/fped.2021.675214

Sufa, F. F., Sutarwan, H. A., Safitri, N. N., Kusuma, R. M., Weni, P. W. P., Amelia, T., ... & Silvi, I. C. (2023). Mengenal Deteksi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Unisri Press.

Tchoua, P. P., Brannock, M., & Quesenberry, D. (2024). Application of the Social Cognitive Theory amid food parenting practices of Black immigrant mothers in the US: A qualitative study. PloS one, 19(8), e0298847.

Woods, A. J., Probst, Y. C., Norman, J., Wardle, K., Ryan, S. T., Patel, L., ... & Okely, A. D. (2022). Correlates of physical activity and sedentary behaviour in children attending before and after school care: a systematic review. BMC Public Health, 22(1), 2364.

World Health Organization (2019) New guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age, 24 April 2019. Available At: https://www.who.int/news/item/24-04-2019-to-grow-up-healthy-children-need-to-sit-less-and-play-more (Accessed: 13 April 2025).

World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. World Health Organization.

Widyaningrum, R., Madani, S., Wonosari Km, J., & Bantul Kode, P. (2023). Dampak Screen Time Berlebih Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Di Posyandu Balita Tunas Mekar Dusun Monggang The Impact of Excessive Screen Time on Children’s Language Development at Toddlers Posyandu Tunas Mekar Monggang. Jurnal Abdimas Madani, 5(1), 48-54.ra

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

Ramadhani, P. (2026) “Hubungan Pengetahuan Ibu, Durasi Screentime, Dan Durasi Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Balita 24-59 Bulan Di Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur”, Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 5(3), hlm. 114–122. Tersedia pada: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/GIZIUNESA/article/view/77060 (Diakses: 5 Mei 2026).

Terbitan

Bagian

Artikel
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0