Daya Terima dan Kandungan Gizi Snack Bar dengan Substitusi Tepung Daun Kelor dan Penambahan Kacang Almond sebagai Alternatif Snack bagi Remaja Putri Anemia
Kata Kunci:
Daya Terima, kandungan gizi, snack bar, tepung daun kelor, kacang almondAbstrak
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi salah satu masalah gizi di Indonesia akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Salah satu upaya pencegahannya adalah melalui pengembangan pangan fungsional berupa snack bar dengan memanfaatkan tepung daun kelor sebagai sumber zat besi non-heme dan kacang almond sebagai sumber protein, lemak tidak jenuh, serta mineral. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung daun kelor dan penambahan kacang almond terhadap daya terima serta mengetahui kandungan energi, karbohidrat, protein, lemak, dan zat besi pada formula snack bar terbaik. Metode: Penelitian ini menggunakan eksperimental murni dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2×2 dengan empat kombinasi perlakuan, yaitu substitusi tepung daun kelor (10% dan 20%) serta penambahan kacang almond (40 g dan 50 g). Uji daya terima dilakukan oleh 30 panelis semi terlatih menggunakan uji hedonik terhadap atribut warna, aroma, tekstur, dan rasa. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis dan dilanjutkan Post Hoc Pairwise Comparisons. Formula terbaik ditentukan menggunakan metode De Garmo, kemudian dianalisis kandungan gizinya di laboratorium. Hasil: Substitusi tepung daun kelor dan penambahan kacang almond berpengaruh signifikan terhadap warna (p=0,004) dan rasa (p=0,003), tetapi tidak berpengaruh terhadap aroma (p=0,631) dan tekstur (p=0,560). Formula terbaik adalah F2 (substitusi tepung daun kelor 10% dan penambahan kacang almond 50 g) dengan kandungan energi 500,37 kkal, protein 9,86 g, lemak 27,61 g, karbohidrat 53,11 g, dan zat besi 4,64 mg per 100 g. Formula ini memiliki daya terima terbaik dan kandungan zat besi yang berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan zat besi remaja putri, sehingga dapat dikembangkan sebagai alternatif makanan selingan fungsional untuk membantu pencegahan anemia.
Unduhan
Referensi
Almaniar, S., dkk. (2025). Implementasi Mata Kuliah Pengemasan dan Penyimpangan Pangan dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat: Penerapan Labeling pada Kemasan Produk Pangan. Jurnal Dehasen Untuk Negeri, 4(2).
Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M., & Gilani, A. H. (2023). Moringa oleifera: A Food Plant with Multiple Bioactive Components. Journal of Functional Foods, 104, 105–117.
Aprilia, S., & Oktafiani, L. D. (2023). Analisis Kandungan Zat Besi dan Daya Terima Almond Crispy dengan Variasi Substitusi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera). Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman, 7(2), 229–238. https://doi.org/10.20884/1.jgipas.2023.7.2.9009
Barreca, D., Nabavi, S. M., Sureda, A., Rasekhian, M., Raciti, R., Silva, A. S., Annunziata, G., Arnone, A., Tenore, G. C., & Mandalari, G. (2020). Almonds (Prunus dulcis Mill. D. A. Webb): A Source of Nutrients and Health-Promoting Compounds. Nutrients, 12(3), 672.
Berryman, C. E., Preston, A. G., Karmally, W., Deckelbaum, R. J., & Kris-Etherton, P. M. (2015). Effects of almond consumption on cardiovascular risk factors. Journal of the American Heart Association.
Dugo, L., Belluomo, M. G., Fanali, C., Russo, M., Cacciola, F., & Mondello, L. (2020). Nutritional values and nutraceutical properties of almonds (Prunus dulcis Miller): A comprehensive review. Food Reviews International, 1–26. https://doi.org/10.1080/87559129.2020.176577
Ermawati, E. (2019). Pendampingan peranan dan fungsi kemasan produk dalam dunia pemasaran Desa Yosowilangun Lor. Empowerment Society, 2(2), 15–22. https://doi.org/10.30741/eps.v2i2.459
Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001
Hapsari, D. A., Terati, T., Nazarena, Y., Susyani, S., & Sihite, N. W. (2021). Pemberian makanan tambahan fitbar bingu (ubi ungu) terhadap status gizi balita wasting di Puskesmas Sako tahun 2021. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 1(2), 87–94.
Hidayanti, L., Rahfiludin, M. Z., Nugraheni, S. A., & Murwani, R. (2023). Development of tempe flour-enriched snacks to prevent anemia in adolescent girls. Progress in Nutrition, 25(1), e2023003.https://doi.org/10.23751/pn.v25i1.12602
Karani, R. A. R. (2021). Kajian Pembuatan Cookies Dengan Penambahan Tepung Daun Kelor dan Biji Wijen Sebagai Makanan Selingan Sumber Zat Besi Untuk Mencegah Anemia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pelaksanaan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Gizi Optimal untuk Generasi Milenial. https://kemkes.go.id/id/gizi-optimal-generasi-milenial
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.
Lestari, D. S. E. P., dkk. (2025). Karakteristik Snack Bar Substitusi Tepung Garut dan Tepung Kedelai sebagai Alternatif Produk Penderita Autisme. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 18(1).
Lestari, R. S., Berek, T. D. K., Chaerunnimah, C., & Ningtyas, R. A. (2022). Daya terima snack bar karaposa. Jurnal Media Gizi Pangan, 29(1), 8–15.
Moore Heslin, A., & McNulty, B. (2023). Adolescent nutrition and health: characteristics, risk factors and opportunities of an overlooked life stage. Proceedings of the Nutrition Society, 82(2), 142–156. https://doi.org/10.1017/S0029665123002689
Saputra, U., Santoso, U., Heiriyani, T., Wahdah, R., Syarifuddin, N. A., Putri, K. A., Navira, A., & Aisyah, N. (2021). The Miracle Tree, 1(2), 54–62. https://doi.org/10.20527/ilung.v1i2
Sari, R. I. (2020). Snack bar tepung daun kelor (Moringa oleifera) berbasis tepung ikan mungkus untuk penanggulangan masalah anemia remaja putri. Skripsi. Universitas Andalas.
Sultana, S., Asif, M., & Akhtar, N. (2020). Nutritional and Functional Properties of Moringa oleifera Leaves: A Review. Metabolism Open, 8, 100061.
Syafira, S., Supardianningsih, D., & Nugraha, M. (2020). Identification of Water Vapour Transmission Rate (WVTR) of Aluminum Foil Packaging Barrier using the Gravimetric Testing Method. Jurnal Ilmiah Publipreneur, 6(1), 49–54. https://doi.org/10.46961/jip.v6i1.80
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 54
,
PDF Downloads: 33