- Fokus dan Ruang Lingkup
- Etika Publikasi
- Kepengarangan dan Kontribusi
- Kebijakan Plagiarisme
- Proses Penelaahan Sejawat
- Pelanggaran Etika Penelitian
- Konflik Kepentingan
- Koreksi, Pencabutan, & Penarikan
- Diskusi Pascapublikasi
- Pemberitahuan Hak Cipta
- Kebijakan Lisensi
- Kebijakan Akses Terbuka
- Pengarsipan & Pelestarian Digital
- Penggunaan Kecerdasan Buatan
- Biaya Publikasi
- Panduan Penulis
- Abstraksi dan Pengindeksan
- Sejarah Jurnal
Pelanggaran Etika Penelitian
Jurnal Teknik Elektro (JTE) berkomitmen untuk melindungi integritas rekam jejak ilmiah. Jurnal ini menangani semua dugaan pelanggaran etika penelitian sesuai dengan pedoman dan bagan alur Komite Etika Publikasi (COPE).
- Bentuk-Bentuk Pelanggaran Etika Penelitian
Pelanggaran etika penelitian meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
- fabrikasi: menciptakan data, pengukuran, hasil simulasi, atau hasil eksperimen;
- pemalsuan: memanipulasi peralatan, kondisi pengujian, data, gambar, grafik, atau kode sumber sehingga hasilnya tidak direpresentasikan secara akurat, termasuk penghilangan selektif data yang tidak menguntungkan;
- plagiarisme, sebagaimana didefinisikan dalam Kebijakan Plagiarisme;
- pengajuan ganda atau publikasi ganda;
- kepengarangan yang tidak pantas, termasuk kepengarangan hadiah, kepengarangan bayangan, atau kepengarangan yang dibeli;
- manipulasi kutipan, termasuk kutipan diri yang berlebihan atau permintaan kutipan yang bersifat memaksa;
- manipulasi tinjauan sejawat, termasuk menyarankan peninjau palsu atau meninjau karya sendiri;
- konflik kepentingan yang tidak diungkapkan; dan
- praktik penelitian yang tidak etis, termasuk penelitian yang melibatkan partisipan manusia tanpa persetujuan atau pengesahan etika yang sesuai.
- Melaporkan Masalah
Siapa pun (penulis, peninjau, editor, pembaca, atau institusi) dapat melaporkan dugaan pelanggaran melalui email ke [email protected]. Laporan harus mengidentifikasi manuskrip atau artikel yang bersangkutan, menjelaskan masalah tersebut, dan memberikan bukti pendukung jika memungkinkan. Laporan anonim akan dipertimbangkan jika berisi bukti spesifik yang cukup.
- Prosedur Investigasi
- Pemimpin Redaksi melakukan penilaian awal untuk menentukan apakah kekhawatiran tersebut beralasan dan sesuai dengan ruang lingkup jurnal.
- Penulis yang bersangkutan diberitahu tentang masalah tersebut dan diberi kesempatan untuk menanggapi, biasanya dalam waktu 14 hari.
- Bila perlu, Pemimpin Redaksi dapat meminta nasihat dari anggota Dewan Redaksi atau pakar independen.
- Jika tanggapan tidak memuaskan atau bukti yang ada serius, jurnal dapat menghubungi institusi penulis dan meminta investigasi institusional.
- Kerahasiaan semua pihak dijaga selama proses berlangsung.
- Kemungkinan Hasil
Tergantung pada temuannya, jurnal dapat: menolak tuduhan; mengeluarkan surat edukasi kepada penulis; menolak manuskrip; menerbitkan koreksi atau pernyataan keprihatinan; menarik kembali artikel yang telah diterbitkan; memberi tahu institusi atau pemberi dana penulis; dan/atau memberlakukan pembatasan pengajuan hingga lima (5) tahun kepada penulis yang bertanggung jawab.


