Representasi Bahasa Slang Suroboyoan dalam Persepsi Siswa SMP Negeri 25 Surabaya

Authors

  • Bayu Mulya Permana Putra Universitas Negeri Surabaya
  • Nuansa Bayu Segara Universitas Negeri Surabaya
  • Niswatin Universitas Negeri Surabaya
  • Sugiantoro Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/penips.v6i4.82456

Keywords:

dialek Suroboyoan, siswa SMP, konstruksi sosial, bahasa daerah, budaya lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penilaian siswa SMP Negeri 25 Surabaya terhadap penggunaan dialek Suroboyoan sebagai bagian dari penguatan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada sejumlah siswa yang dipilih sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dialek Suroboyoan oleh siswa berlangsung dalam konteks sosial tertentu, terutama dalam interaksi informal dengan teman sebaya. Dialek ini dianggap sebagai simbol keakraban dan identitas lokal yang menguatkan rasa kebersamaan. Namun demikian, tidak semua siswa merasa nyaman menggunakannya; sebagian menganggap dialek tersebut terlalu kasar dan tidak sesuai digunakan dalam konteks formal seperti berbicara dengan guru atau orang tua. Terdapat perbedaan konstruksi sosial antara nilai-nilai yang berkembang di lingkungan pergaulan dengan norma yang diajarkan oleh keluarga atau sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian siswa terhadap dialek Suroboyoan bersifat selektif dan kontekstual. Lingkungan sosial teman sebaya memiliki peran besar dalam mempertahankan penggunaan dialek ini, sementara institusi keluarga dan pendidikan cenderung mendorong penggunaan bahasa Indonesia formal. Dialek Suroboyoan tetap eksis sebagai bentuk ekspresi identitas budaya lokal, meskipun menghadapi tantangan dari nilai-nilai formal yang berkembang di lingkungan pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budiarta, I. W. (2019). Eksistensi Bahasa Lokal Terkait Pemindahan Ibu Kota Negara Ke Kalimantan Timur: Ancaman dan Strategi Pemertahanannya. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1-9.

Ryanti, N., & Rusmawati, A. (2021). Karakteristik dan keunikan dialek masyarakat kota surabaya: kajian sosiolinguistik. Prosiding samasta: Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia, 554-560.

Solopos.com. (2022, Maret 7). Peta 10 Area Budaya Jawa Timur Masih Jadi Acuan Banyak Kalangan. Diambil kembali dari Espos Plus: https://www.solopos.com/peta-10-area-budaya-jawa-timur-masih-jadi-acuan-banyak-kalangan

Tinarso, P., Supartiningsih, & Hadi, H. (2018). Aksiologi Nilai Egaliter Budaya “Arek Suroboyo”. Al-Ulum, 395-416.

Trijanto, E. K. (2012). Bahasa Jawa Dialek Surabaya Warisan Jati Diri Masa Lalu, Kini, Dan Kelak. Mabasan, 31-48.

Downloads

Published

2026-10-26

How to Cite

Bayu Mulya Permana Putra, Nuansa Bayu Segara, Niswatin, & Sugiantoro. (2026). Representasi Bahasa Slang Suroboyoan dalam Persepsi Siswa SMP Negeri 25 Surabaya. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 6(4), 87–91. https://doi.org/10.26740/penips.v6i4.82456

Issue

Section

ARTIKEL
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>