PROFIL MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI PROTISTA MENGGUNAKAN FOUR TIER TEST

  • Lia Agustina Universitas Negeri Surabaya
  • sifak indana Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak
Miskonsepsi adalah ide atau pandangan siswa tentang konsep yang berbeda dengan konsep ilmiah dan
pemahaman tersebut sulit diubah. Miskonsepsi dapat terjadi pada materi protista. Miskonsepsi harus dideteksi
secara dini dengan menggunakan tes diagnostik agar dapat direduksi. Tes diagnostik yang dapat digunakan
adalah four tier tes. Four tier test memberikan informasi secara lengkap sehingga dianggap paling akurat dalam
mendeteksi miskonsepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa pada
materi protista menggunakan instrumen tes diagnostik Four tier test dan mendeskripsikan penyebab miskonsepsi
siswa pada materi protista. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif yang merupakan kegiatan
pengumpulan data yang digunakan untuk mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa pada materi protista.
Sasaran penelitian adalah 64 siswa X MIPA yang terdiri dari 31 siswa X MIPA 4 dan 33 siswa X MIPA 5 SMA
Negeri 1 Gondang. Instrumen penelitian berupa 20 butir soal Four Tier Test Protista, instrumen wawancara, dan
lembar telaah validasi teoritis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata miskonsepsi siswa pada materi protista
sebesar 32,44 %. Persentase miskonsepsi paling rendah yaitu pada indikator mengidentifikasi cara reproduksi
Amoeba sebesar 15,6 %. Persentase miskonsepsi paling tinggi yaitu pada indikator mengelompokkan protista
mirip jamur ke dalam kelas berdasarkan struktur sel dan reproduksinya sebesar 54,7 %. Tingkat miskonsepsi
protista yang banyak dialami siswa adalah tingkat miskonsepsi rendah yaitu sebesar 48,44 % siswa. Penyebab
miskonsepsi siswa adalah dari siswa itu sendiri, cara mengajar guru, dan dari sumber belajar siswa.
Kata kunci : profil miskonsepsi, four tier test, protista

Author Biography

sifak indana, Universitas Negeri Surabaya

Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Published
2021-07-27
Section
Articles