Pengembangan Media Pembelajaran Web Belajaro Berbasis Project-Based Learning dengan Model ADDIE
Abstract
Pembelajaran berbasis proyek dalam pendidikan vokasi berperan penting dalam meningkatkan kompetensi siswa yang sesuai dengan kebutuhan industri. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain eksperimen kuasi jenis one-group pretest–posttest yang melibatkan siswa kompetensi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak di SMKN 2 Buduran. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, tes kognitif, dan penilaian psikomotorik. Pengembangan platform Belajaro dilakukan menggunakan model ADDIE yang diintegrasikan dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Hasil validasi menunjukkan bahwa media berada pada kategori “sangat layak”. Uji normalitas menunjukkan bahwa data kognitif berdistribusi normal (p = 0,353; p = 0,186), sedangkan data psikomotorik tidak berdistribusi normal (p = 0,002; p < 0,001). Oleh karena itu, analisis hipotesis menggunakan Paired Samples t-Test dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 pada kedua aspek, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan. Secara empiris, nilai rata-rata kognitif meningkat dari 54,87 menjadi 82,11, sedangkan psikomotorik meningkat dari 65,5 menjadi 89,47. Temuan ini menunjukkan bahwa Belajaro efektif dalam meningkatkan kompetensi Junior Web Programmer, khususnya pada aspek teknis dan kolaboratif. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat integrasi model ADDIE dan PjBL dalam pengembangan media pembelajaran digital di pendidikan vokasi. Dengan demikian, Belajaro direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pemrograman web siswa.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0
