Pengembangan LMS Moodle Model PjBL untuk Meningkatkan Kompetensi Administrator Jaringan Siswa TKJ SMKN 1 Cerme
DOI:
https://doi.org/10.26740/it-edu.v11i02.74854Abstract
Pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru, didukung oleh keterbatasan buku ajar dan media pembelajaran yang kurang interaktif, berdampak pada belum optimalnya kompetensi administrator jaringan siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Learning Management System (LMS) berbasis Moodle dengan model pembelajaran PjBL untuk meningkatkan kompetensi administrator jaringan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas XI TKJ 1. Pengukuran peningkatan kompetensi dilakukan melalui pretest dan posttest yang mencakup aspek kognitif dan psikomotorik. Selain itu, validasi produk dilakukan terhadap RPP, media, materi, dan soal untuk memastikan kelayakan penggunaan dalam pembelajaran. Hasil validasi produk menunjukkan kategori sangat valid dengan persentase 84% untuk RPP, 88% untuk media, 86% untuk materi, dan 82% untuk soal. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest dan posttest tidak terdistribusi normal pada aspek kognitif dan psikomotorik. Oleh karena itu, uji hipotesis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test, yang menghasilkan nilai <0,001 untuk aspek kognitif maupun psikomotorik, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LMS berbasis Moodle dengan model PjBL efektif dalam meningkatkan kompetensi administrator jaringan siswa.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 38
,
PDF Downloads: 32
