PENGGUNAAN METODE MULTISENSORI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBEDAKAN PELAFALAN KONSONAN BILABIAL SISWA TUNARUNGU

  • Anisha Alif Rachmaniar Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya
  • Wagino Wagino Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Siswa tunarungu memiliki hambatan pendengaran, sehingga mengalami kesulitan membedakan pelafalan konsonan bilabial. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh penggunaan metode multisensori terhadap kemampuan membedakan pelafalan konsonan bilabial siswa tunarungu. Pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Subjek penelitian delapan siswa tunarungu kelas 1, 2, dan 3 di SDLB Bina Wiyata Putra Situbondo. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Match Pair Test. Analisis data menggunakan statistik non parametrik didapatkan hasil nilai Zhitung 2,52 lebih besar jika dibandingkan dengan Ztabel 1,96 dengan nilai kritis 5%. Berdasarkan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan metode multisensori terhadap kemampuan membedakan pelafalan konsonan bilabial siswa tunarungu di SDLB Bina Wiyata Putra Situbondo.

Author Biographies

Anisha Alif Rachmaniar, Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Wagino Wagino, Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

Published
2022-07-11
Abstract View: 62