TINGKAT PEMAHAMAN KITCHEN STAFF TENTANG ZERO FOOD WASTE DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENGELOLAAN BAHAN MAKANAN DI JW MARRIOTT HOTEL SURABAYA
Abstrak
Pemborosan pangan (food waste) merupakan salah satu tantangan keberlanjutan yang mendesak, khususnya di sektor perhotelan dan jasa boga. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tingkat pemahaman kitchen staff tentang konsep zero food waste; (2) mendeskripsikan praktik pengelolaan bahan makanan yang dilakukan kitchen staff; dan (3) menganalisis hubungan antara tingkat pemahaman zero food waste dengan pengelolaan bahan makanan di Restoran Pavilion JW Marriott Hotel Surabaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei korelasional. Subjek penelitian adalah seluruh kitchen staff di Restoran Pavilion (n=50) yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert (50 item), observasi, dan dokumentasi. Instrumen telah tervalidasi dengan nilai Cronbach's Alpha variabel X sebesar 0,990 dan variabel Y sebesar 0,991 (sangat reliabel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat pemahaman kitchen staff tentang zero food waste sangat baik (rata-rata 18,24/20); (2) kualitas pengelolaan bahan makanan berada pada kategori sangat baik (rata-rata 18,60/20); dan (3) terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat pemahaman zero food waste dengan pengelolaan bahan makanan (r=0,910; R²=0,827; sig. <0,001). Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan pemahaman zero food waste melalui pelatihan terstruktur akan berdampak langsung pada kualitas pengelolaan bahan makanan di lingkungan dapur hotel bintang lima.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0