Arogansi Oknum TNI kepada Petugas Pelayanan Publik (Studi Kasus di Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo)

Authors

  • Astrid Rasikah Univesitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan penyebab terjadinya arogansi oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap petugas pelayanan di Kantor Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan perspektif stratifikasi sosial Max Weber. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan terdiri atas tiga petugas pelayanan, tiga anggota TNI, dan tiga warga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan arogansi ditunjukkan melalui komunikasi verbal bernada tinggi, tindakan nonverbal berupa menggebrak meja, serta kecenderungan memanfaatkan status sosial untuk memperoleh prioritas pelayanan. Perilaku tersebut umumnya muncul ketika terjadi antrean panjang maupun gangguan sistem pelayanan. Berdasarkan teori stratifikasi sosial Max Weber, tindakan tersebut dipahami sebagai bentuk pemanfaatan status, prestise, dan kekuasaan dalam relasi antara aparat militer dan petugas pelayanan publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa perilaku arogan tidak merepresentasikan institusi TNI secara keseluruhan, melainkan dipengaruhi oleh cara individu mengaktualisasikan otoritas yang dimilikinya dalam situasi tertentu. Oleh karena itu, penguatan etika pelayanan, komunikasi antarlembaga, dan mekanisme penyelesaian konflik diperlukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, adil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Rasikah, A. (2026). Arogansi Oknum TNI kepada Petugas Pelayanan Publik (Studi Kasus di Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo). Paradigma, 15(1), 161–170. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/81322
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0