The Relationship Between Macronutrient Intake and Sleep Quality with Work Fatigue Levels Among Employees at PT Prima Citra Nutrindo, Surabaya
Keywords:
macronutrient intake, sleep quality, work related fatigueAbstract
Background: Workers in the industrial sector are the group most vulnerable to health problems, one of which is work-related fatigue, which is commonly experienced by workers. Inadequate nutrient intake and poor sleep quality can contribute to work-related fatigue. Purpose: This study aims to determine the relationship between macronutrient intake (protein, fat, and carbohydrates) and sleep quality with work-related fatigue among employees at PT Prima Citra Nutrindo in the Surabaya area. Methods: This study employed a quantitative method with a ross-sectional research design. The sampling method used in this study was purposive sampling, with 66 employees at PT Prima Citra Nutrindo selected as respondents. Data on macronutrient intake were collected using a 2x24-hour food recall interview, sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index, and work-related fatigue was measured using the Industrial Fatigue Research Committee Questionnaire. The relationship between macronutrient intake and work-related fatigue was analyzed using spearman’s rank correlation test, while the relationship between sleep quality variables and work-related fatigue was analyzed using the chi square test. Result: The results of study indicate that the intake of macronutrients including carbohydrate (p = 0.002), fat (p = 0.000), and protein (p = 0.000), as well as sleep quality (p = 0.012) are significantly associated with levels of work-related fatigue among employees. Conclusion: Increasing employee awareness regarding improving balanced dietary patterns and managing rest periods through education or health promotion is expected to reduce work fatigue levels among employees.
Downloads
References
Armadani, D. F., & Paskarini, I. (2023). Analisis Hubungan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja. British Medical Journal, 5(3), 1113–1122.
Atmaka, D. R., Arini, S. Y., & Khoiroh, M. (2025). Correlation Between Diet Quality and Body Composition With Work Fatigue in Female Workers. Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal), 20(1), 27–37.
Azzahra, N. T., Elvandari, M., & Andriani, E. (2026). Hubungan Asupan Zat Gizi , Status Gizi , dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja di SPPG. Jurnal Altifani, 6(4), 1643–1653.
Damayanti, S. S., Ningrum, E. W., & Haniyah, S. (2021). Hubungan Tingkat Stres Akademik dengan Siklus Menstruasi pada Masa Pandemi Covid-19 Siklus Menstruasi pada Masa Pandemi Covid-19 Mahasiswa Keperawatan Universitas Harapan Bangsa. Borneo Nursing Journal (BNJ), 4(1), 48–57.
Desmarta, K., et al. (2023). Status Gizi dan Kebutuhan Energi Pekerja Pabrik Di Indonesia. NUTRIZIONE (Nutrition Research and Development Journal), 03(03), 58–65.
Desianti, N. K. E. P., & Dwiyanti, E. (2025). Analisis Hubungan Masa Kerja dan Kualitas Tidur dengan Keluhan Kelelahan Kerja di PT ABC Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2), 4552–4558.
Elghobashy, M. E., Richards, A. J., Malekzadeh, R., Patel, D., Turner, L. V., Burr, J. F., Power, G. A., Laham, R., Riddell, M. C., & Cheng, A. J. (2024). Carbohydrate Ingestion Increases Interstitial Glucose and Mitigates Neuromuscular Fatigue during Single-Leg Knee Extensions. Medicine and Science in Sports and Exercise, 56(8), 1495–1504.
Fandani, Deby Aulia., & Evi Wisowati. (2022). Kelelahan Kerja pada Pekerja Dinas Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(1) 2746-5306.
Farihatin, A., Subandriani, D. N., & Setiadi, Y. (2022). Hubungan Status Gizi, Beban Kerja, Asupan Energi Dan Zat Gizi Makronutrien Dengan Kelelahan Kerja Pada Tenaga Produksi. Jurnal Riset Gizi, 10(2), 143–152.
Fatmawati, F., Aswin, B., Syukri, M., & Reskiaddin, L. O. (2023). Faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kelelahan Kerja pada Pekerja Bagian Produksi di PT. XYZ. Jurnal Kesehatan Global, 6(2), 72–80.
Hutagaol et al. (2022). Buku Ajar Anatomi Fisiologi. Yogyakarta: Zahir Publishing.
Juliana, M., Camelia, A., & Rahmiwati, A. (2018). Analisis Faktor Risiko Kelelahan Kerja pada Karyawan Bagian Produksi PT. Arwana Anugrah Keramik, Tbk. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(1), 53--63.
Khoiroh, M., Muniroh, L., & Atmaka, Dominikus Raditya Arini, S. Y. (2022). Hubungan Obesitas Sentral, Durasi Tidur, dan Tingkat Kecukupan Energi dengan Kelelahan pada Pekerja Wanita di PT Galaxy Surya Panelindo. Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal), 17(2), 106–114.
Kurniasanti, P. (2020). Hubungan Asupan Energi, Lemak, Serat, dan Aktivitas Fisik dengan Visceral Fat pada Pegawai UIN Walisongo Semarang. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan Dan Aplikasinya, 4(2), 139–152.
Lutfia, Y. K., Arganata, F. Z., & Fitri, N. (2024). Analisis Gambaran Durasi Kerja dan Masa Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Driver Perusahaan Distributor Gas di Gresik. Calory Journal: Medical Laboratory Journal, 2(4), 38–46.
Manangkoda, P. V. R., Kawatu, P. A. T., & Ratag, B. T. (2025). Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Penyapu Jalan di Kota Manado. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 5(2), 447–456.
Maghfirah, R. A., Sididi, M., & Septiyanti. (2024). Faktor yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di Proyek Rumah Sakit UPT Vertikal Makassar. Window of Public Health Journal, 5(3), 350–358.
Prasetya, W. B., & Yunus. (2025). Analisis Pengaruh Faktor Individu, Beban Kerja, dan Kualitas Tidur Terhadap Kelelahan Kerja di CV Mentari Pagi Engineering. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 01, 1–8.
Rahmawati, R., & Lestari, Y. N. (2023). Korelasi Status Gizi dan Tingkat Asupan Makan dengan Tingkat Produktivitas pada Pekerja Bagian Produksi di PT. X Semarang. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(3), 917–928.
Restuadi, H., Suryati, T., Dinaryanti, R. S., & Djupri, D. R. (2024). Hubungan Status Gizi dan Iklim Kerja dengan Tingkat Kelelahan Kerja. Journal of Language and Health, 5(1), 31–38.
Rusila, Y., & Edward, K. (2022). Hubungan antara Umur, Masa Kerja dan Beban Kerja Fisik dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja di Pabrik Kerupuk Subur dan Pabrik Kerupuk Sahara di Yogyakarta. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 1(1), 39–49.
Sari, A. R., & Muniroh, L. (2017). Hubungan Kecukupan Asupan Energi dan Status Gizi dengan Tingkat Kelelahan Kerja Pekerja Bagian Produksi (Studi di PT. Multi Aneka Pangan Nusantara Surabaya). Amerta Nutrition, 1(4), 275.
Sari, S. O., Kurniasari, R., & Sefrina, L. R. (2023). Asupan Zat Gizi Makro dan Status Gizi dengan Tingkat Kelelahan pada Pekerja Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(11), 2201–2209.
Sary, A. A., & Rakhma, L. R. (2023). Hubungan antara Status Gizi dengan Kelelahan Kerja Ahli Gizi Rumah Sakit di Wilayah Sukoharjo. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1297–1306.
Siwi, N. P., & Paskarini, I. (2018). Hubugan Asupan Karbohidrat, Lemak, dan Protein dengan Status Gizi (Studi Kasus pada Pekerja Wanita Penyadap Getah Karet di Perkebunan Kalijompo Jember). The Indonesian Journal of Public Health, 13(1), 1–12.
Sulfikar, Batara, S., & Amelia, A. R. (2024). Pengaruh Status Gizi Terhadap Kelelahan Kerja pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet. Window of Public Health Journal, 5(1), 109–116.
Wijanarti, H. L., & Anisyah, T. D. A. (2022). Hubungan Antara Kualitas Tidur, Beban Kerja Fisik Terhadap Perasaan Kelelahan Kerja Pada Perawat Rawat Inap Kelas 3 di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 1(1), 6–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0